Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Ciemas Sukabumi, Akses Jembatan Citiis Terputus

×

Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Ciemas Sukabumi, Akses Jembatan Citiis Terputus

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi memicu sejumlah kejadian bencana di Kecamatan Ciemas. Foto: Dok. BPBD Kabupaten Sukabumi

INILAHSUKABUMI.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi memicu sejumlah kejadian bencana di Kecamatan Ciemas. Berdasarkan laporan harian BPBD Kabupaten Sukabumi melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), tercatat sedikitnya tiga peristiwa bencana akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 6–7 Maret 2026.

Example 300x600

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 23.00 WIB di Kampung Cipeundeuy RT 002/009, Desa Ciemas. Curah hujan tinggi menyebabkan pergeseran tanah yang memicu longsor dengan panjang sekitar 5 meter dan tinggi 2,5 meter. Meski demikian, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsian warga.

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 02.00 WIB, longsor kembali terjadi di Kampung Citiis RT 003/005, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas. Material longsoran menggerus tembok penahan tanah (TPT) di sekitar aliran sungai hingga menyebabkan pondasi Jembatan Citiis roboh.

Akibat kerusakan tersebut, akses penghubung antara Desa Mekarsakti dan Desa Tamanjaya terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Warga sementara harus menggunakan jalur alternatif untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Selain longsor, hujan deras juga menyebabkan kerusakan rumah warga di Kampung Cihuni RT 003/007, Desa Ciwaru. Rumah milik Warto yang dihuni satu keluarga dengan lima jiwa mengalami kerusakan pada bagian atap setelah tidak mampu menahan derasnya hujan serta terpaan angin kencang.

Tim Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas bersama unsur pemerintah desa, kecamatan, TNI, Polri, serta Tagana langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan dampak bencana. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.

Manager Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif mengingat kondisi cuaca di wilayah selatan Sukabumi masih berpotensi ekstrem.

“Curah hujan yang masih tinggi di wilayah selatan Sukabumi membuat potensi longsor dan bencana hidrometeorologi lainnya masih cukup besar. Kami mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan, agar tetap waspada dan segera melapor jika terjadi tanda-tanda pergerakan tanah atau kerusakan infrastruktur,” ujarnya.

Ia menambahkan, BPBD Kabupaten Sukabumi telah menyiapkan langkah antisipasi dan koordinasi lintas instansi untuk memastikan penanganan cepat apabila terjadi kejadian darurat.

“Kami terus memantau perkembangan melalui jaringan P2BK, media sosial, serta sistem informasi kebencanaan milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Kebutuhan mendesak di lokasi saat ini di antaranya terpal, bronjong, dan material bangunan untuk penanganan sementara,” pungkas Daeng.  (*)

Reporter: Idam
Redaktur: Rendi Rustandi

The post Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Ciemas Sukabumi, Akses Jembatan Citiis Terputus first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *