INILAHSUKABUMI.COM – Curug Ciseupan menjadi salah satu potensi wisata alam tersembunyi yang dimiliki Desa Boyongsari, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi. Keindahan air terjun yang masih alami ini cocok bagi wisatawan yang mencari suasana tenang dan asri.
Curug Ciseupan memiliki ketinggian sekitar 7 meter dengan aliran air yang jernih dan segar. Lingkungan sekitar yang masih dipenuhi pepohonan hijau serta hamparan persawahan menjadikan lokasi ini cocok sebagai tempat beristirahat dari kepenatan aktivitas sehari-hari.
Akses menuju lokasi cukup mudah. Pengunjung dapat berjalan kaki sekitar 10 menit dari permukiman warga dengan melewati jalur pesawahan. Meski fasilitas pendukung masih terbatas, kondisi alam yang masih alami menjadi daya tarik utama bagi para pecinta wisata alam.
Selain itu, Curug Ciseupan juga belum menerapkan tiket masuk. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir sukarela yang dikelola masyarakat setempat. Kondisi ini membuka peluang bagi pengembangan wisata berbasis masyarakat di Desa Boyongsari.
Kepala Desa Boyongsari, Deden Suhendar, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong pengembangan potensi wisata secara bertahap dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
“Curug Ciseupan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan. Kami berharap ada dukungan dari berbagai pihak agar pengelolaan dapat dilakukan secara optimal tanpa merusak keaslian alam,” ujarnya.
Ia juga mengimbau wisatawan untuk turut menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan. “Kami berharap pengunjung dapat menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, sehingga keindahan Curug Ciseupan tetap terjaga,” pungkasnya. (adv)
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Curug Ciseupan Sukabumi, Potensi Wisata Tersembunyi yang Dimiliki Desa Boyongsari first appeared on Inilah Sukabumi.









