Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Upaya menekan angka prevalensi stunting di Kecamatan Lembursitu terus diperkuat. Puskesmas Lembursitu dan Puskesmas Cikundul bersama unsur lintas sektor menggelar mini lokakarya sebagai langkah memperkuat koordinasi, evaluasi, dan percepatan penanganan stunting di wilayah tersebut.
Kepala Puskesmas Cikundul, drg. Siska Permatasari, menyebut kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyatukan langkah tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, kelurahan, kader Posyandu, hingga pemangku kepentingan lainnya. Tujuannya agar pencegahan stunting berjalan lebih terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
“Mini lokakarya lintas sektor ini juga menjadi ruang evaluasi kondisi riil di lapangan, terutama terkait capaian pendataan, pemeriksaan balita, kunjungan Posyandu, hingga strategi intervensi bagi keluarga berisiko stunting,” jelas Siska, Jumat (10/4).
Menurutnya, meningkatnya jumlah kasus stunting yang terdata bukan berarti kondisi memburuk, melainkan hasil dari sistem deteksi dini yang lebih optimal.
“Dengan semakin banyak balita yang terpantau, intervensi bisa dilakukan lebih cepat sebelum kondisi anak semakin berat,” tegasnya.
Siska menambahkan, stunting bukan hanya soal tinggi badan, tetapi juga menyangkut tumbuh kembang, kecerdasan, daya tahan tubuh, hingga kualitas hidup anak di masa depan. Karena itu, Puskesmas Cikundul mendorong penguatan peran kader Posyandu, edukasi keluarga, serta monitoring tumbuh kembang balita secara berkala.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Lembursitu, Eri Kurniawati, menyampaikan bahwa berdasarkan data Februari 2026, jumlah kasus stunting di wilayah kerjanya menunjukkan tren penurunan. Namun, ia menilai kondisi tersebut tetap harus dicermati.
“Penurunan angka belum tentu sepenuhnya mencerminkan keberhasilan penanganan, bisa jadi dipengaruhi menurunnya kunjungan masyarakat ke Posyandu. Pemeriksaan dan pemantauan tumbuh kembang anak harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
The post Deteksi Dini Balita Jadi Strategi Utama Puskesmas Lembursitu dan Cikundul appeared first on Radar Sukabumi.







