BERITA SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Sosial terus menggencarkan program sosial bertajuk Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah sebagai upaya meringankan beban masyarakat kurang mampu. Hingga awal Oktober, sebanyak 50 warga dari berbagai kelurahan telah menerima bantuan.
Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Een Rukmini, menjelaskan bahwa bantuan disalurkan secara merata dengan alokasi lima penerima di setiap kelurahan. Ia menegaskan bahwa program ini bukan bantuan rutin, melainkan bantuan satu kali bagi penerima. “Kalau bantuan rutin sudah ada program PKH dan sembako. Program ini hanya diberikan sekali, dan tahun depan kemungkinan penerimanya akan berganti,” ujar Een kepada wartawan, Jumat (3/10).
Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Sukabumi, Baznas, dan Bank BJB. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp1 juta dan paket sembako “Karena tidak ada anggaran khusus dari APBD, kami berkolaborasi dengan Baznas dan BJB. Ke depan, kami membuka peluang bagi perbankan lain atau pelaku usaha swasta untuk ikut terlibat,” tambahnya.
Menurut Een, program ini diharapkan menjadi pemantik semangat gotong royong lintas sektor—pemerintah, lembaga zakat, perbankan, dan dunia usaha—untuk bersama-sama membantu warga yang membutuhkan. “Dengan sinergi berbagai pihak, kami optimis semakin banyak masyarakat yang bisa terbantu, dan dampak sosialnya bisa lebih luas,” tuturnya.
Ia menambahkan, program ini akan terus digaungkan agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya. “Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat dan bisa berlanjut dengan jumlah penerima yang lebih banyak,” pungkasnya.(bam/d)
Sumber: Radar Sukabumi



















