Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Dituduh Melakukan Kekerasan, Ini Klarifikasi Ibu Tiri NS Asal Jampangkulon Sukabumi

×

Dituduh Melakukan Kekerasan, Ini Klarifikasi Ibu Tiri NS Asal Jampangkulon Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TR (47), ibu tiri dari NS (13), remaja asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, yang meninggal dunia, menyampaikan klarifikasi atas berbagai tuduhan yang beredar di media sosial. Foto: Istimewa

INILAHSUKABUMI.COM – TR (47), ibu tiri dari NS (13), remaja asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, yang meninggal dunia, menyampaikan klarifikasi atas berbagai tuduhan yang beredar di media sosial. Ia membantah keras isu kekerasan yang ditujukan kepadanya dan menegaskan bahwa korban meninggal dunia karena sakit.

Example 300x600

Menurut TR, informasi yang ia terima menyebutkan bahwa NS diduga mengalami gangguan kesehatan serius yang berkaitan dengan penyakit darah. Ia menyatakan tudingan penganiayaan yang ramai diperbincangkan di sejumlah platform media sosial tidak berdasar dan belum didukung fakta medis resmi.

“Anak itu sakit. Dari informasi yang saya terima, ada dugaan kanker darah atau leukemia autoimun. Jadi memang benar sakit, bukan karena kekerasan,” ujar TR, Jumat (20/02/2026) kemarin.

TR juga menanggapi beredarnya video kondisi korban sebelum meninggal dunia yang memicu spekulasi publik. Ia menilai video tersebut disebarkan sebelum adanya diagnosis medis yang jelas, sehingga memunculkan berbagai asumsi dan opini liar di tengah masyarakat.

Menurutnya, kondisi kulit korban yang disebut mengalami luka atau melepuh juga dikaitkan secara sepihak dengan dugaan penganiayaan. TR menegaskan bahwa informasi yang ia peroleh menyebut kondisi tersebut diduga merupakan dampak dari penyakit yang diderita korban.

Baca Juga: Ini Pengakuan NS, Bocah Asal Jampangkulon Sebelum Meninggal Dunia

“Kalau ada kondisi kulit yang melepuh, itu diduga karena penyakitnya. Bukan seperti yang dituduhkan di media sosial,” katanya.

Terkait isu perundungan dan dugaan kekerasan dalam keluarga, TR mengakui sempat terjadi pertengkaran antara anak angkatnya dengan korban. Namun, ia menegaskan peristiwa tersebut merupakan konflik biasa antar anak dan tidak mengarah pada tindakan penganiayaan.

“Memang pernah bertengkar, tetapi itu hal biasa anak-anak dan setelah itu kembali baikan,” ujarnya.

TR juga membantah tuduhan adanya kekerasan yang disebut-sebut terjadi pada 2025. Ia menyatakan telah merawat korban sejak duduk di bangku sekolah dasar dan mengurus kebutuhan serta pendidikannya sehari-hari.

“Saya tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan. Saya yang mengurus sejak kecil, mulai dari pendidikan sampai kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.

Atas berbagai tuduhan yang berkembang, TR mengaku menyerahkan sepenuhnya proses yang berjalan kepada aparat penegak hukum. Ia berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan sebelum hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis resmi diumumkan.

“Saya berharap kebenaran bisa terungkap sesuai fakta. Jangan sampai opini di media sosial mendahului proses hukum,” tutupnya. (*)

Redaktur: Rendi Rustandi

The post Dituduh Melakukan Kekerasan, Ini Klarifikasi Ibu Tiri NS Asal Jampangkulon Sukabumi first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *