Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Suasana hangat penuh tawa mewarnai reuni ke-43 alumni SMA Negeri 1 Sukabumi angkatan 1983 yang digelar di Vila Jati, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Sabtu (4/3).
Wajah-wajah yang dulu berlari di lorong sekolah kini dipenuhi gurat usia, namun rasa persaudaraan justru semakin kuat. Bagi para alumni, reuni bukan sekadar nostalgia, melainkan ruang untuk merawat kenangan, menguatkan hati, dan berbagi makna hidup di usia senja.
Ketua Angkatan 83, Deni Ahmad Syahdidan, menekankan pentingnya kebersamaan. “Rata-rata usia kami sudah 63 tahun. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita tetap saling menguatkan dan membantu. Ada istilah subsidi silang, siapa yang lebih mampu, bantu yang membutuhkan,” ujarnya.
Reuni kali ini juga menjadi refleksi atas perjalanan hidup. Setiap tahun kabar duka datang, satu per satu sahabat berpulang. Kesadaran itu membuat para alumni tak ingin menunda kebersamaan. “Hampir setiap tahun ada teman yang meninggal. Jadi kami ingin memanfaatkan waktu yang ada, berkumpul, saling menguatkan, dan berbuat baik,” tambah Deni.
Kenangan masa sekolah kembali mengalir, dari kegiatan Pramuka hingga canda di kelas. Sunarya Ishak menyebut reuni sebagai momen membuka kembali lembaran lama. “Hari ini kita berkumpul lagi untuk mengingat semua itu. Saya sangat senang bisa bertemu kembali,” ucapnya.
Tradisi berbagi juga tetap dijaga. Di bulan Ramadan, reuni selalu diiringi aksi sosial berupa santunan kepada anak yatim, kaum dhuafa, hingga membantu keluarga alumni yang membutuhkan.
The post Hangatnya Reuni 43 Tahun Alumni SMANSA Sukabumi appeared first on Radar Sukabumi.



















