BERITA SUKABUMI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, menyebabkan jembatan penghubung antara Desa Sukamulya dan Desa Cimanggu ambruk, Senin (3/11/2025) sore. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut membuat akses utama warga lumpuh total.
Seorang warga, Uce (60), mengatakan jembatan tersebut telah lama dalam kondisi rapuh. Ia menuturkan, derasnya hujan dan luapan air dari area persawahan membuat jembatan tidak mampu menahan tekanan air.
“Sekitar jam lima sore jembatan roboh. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi akses jalan langsung terputus,” ujar Uce kepada Inilahsukabumi.com.
Uce dan juga warga lainnya berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan darurat, mengingat jembatan tersebut menjadi jalur vital bagi aktivitas warga, termasuk anak sekolah dan petani yang melintas setiap hari.
“Kami berharap pemerintah segera memperbaikinya. Setiap kali hujan deras, air selalu meluap dan merendam jalan. Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” imbuhnya penuh harap.
Jembatan dengan panjang sekitar 8 meter dan tinggi 6 meter itu merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan dua desa. Akibat ambruknya jembatan, warga kini terpaksa memutar sejauh sekitar 1 kilometer untuk melintas.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa hujan deras dan angin kencang juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah lain di Sukabumi.
“Cuaca ekstrem melanda sedikitnya delapan kecamatan, termasuk Parungkuda, Kabandungan, Cikembar, Waluran, dan Jampangtengah. Khusus di Desa Sukamulya, ada jembatan yang terputus. Hari ini kami mengirimkan personel untuk melakukan asesmen sekaligus membantu pembuatan jembatan darurat. Hasil asesmen akan kami koordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya. (*)
The post Hujan Deras di Cikembar, Jembatan Penghubung Dua Desa Ambruk first appeared on Inilah Sukabumi.



















