Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Upaya penanganan bagi penyintas bencana pergerakan tanah di Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga kini, delapan unit hunian sementara (Huntara) dari total 28 unit yang direncanakan telah selesai dibangun dan mulai ditempati warga.
Pembangunan Huntara ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, menegaskan bahwa seluruh anggaran pembangunan bersumber dari kontribusi Dompet Dhuafa.
> “Dari total 28 unit yang direncanakan, kurang lebih ada 8 rumah yang sudah selesai dan sudah ditempati oleh warga,” kata Eki, Senin (13/04).
Atas sinergi ini, Pemkab Sukabumi memberikan apresiasi tinggi terhadap kepedulian pihak swasta.
> “Pak Bupati mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa atas bantuan dan kontribusinya bagi masyarakat penyintas pergerakan tanah di Desa Langkapjaya,” tambahnya.
Meski pembangunan fisik rumah ditanggung donatur, Pemkab Sukabumi tetap mengambil peran dalam pembenahan infrastruktur pendukung.
> “Keterlibatan Pemerintah Daerah nanti setelah pembangunan selesai adalah pembuatan TPT (Tembok Penahan Tanah) serta penataan lingkungan di sekitar hunian,” jelas Eki.
Kehadiran unsur TNI, termasuk Danrem dan Dandim, di lokasi pembangunan Huntara merupakan bagian dari rangkaian peresmian jembatan yang melintasi area hunian. Mereka turut meninjau kondisi Huntara sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan pascabencana.
Eki berharap, warga terdampak segera menempati sisa hunian lainnya setelah rampung, serta menjaga bangunan yang telah diberikan.
“Harapannya masyarakat bisa segera menempati rumah tersebut dan dapat memelihara bangunan yang sudah dibuat melalui bantuan Dompet Dhuafa ini dengan baik,” pungkasnya.(den/d)
The post Huntara Langkapjaya Jadi Harapan Baru Penyintas Pergerakan Tanah appeared first on Radar Sukabumi.











