SUKABUMI – Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan meski memiliki potensi wilayah yang besar untuk dikembangkan. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah kecamatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menyampaikan bahwa keterbatasan infrastruktur di sejumlah wilayah masih menjadi kendala utama dalam mempercepat laju pembangunan.
“Keterbatasan infrastruktur di beberapa wilayah menjadi salah satu hambatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Okih kepada sukabumiku.id belum lama ini.
Baca Juga: Warga Celaka, Perbaikan Jalan di Kota Sukabumi Tunggu Transfer Dana dari Pusat
Selain persoalan infrastruktur, faktor geografis juga menjadi tantangan tersendiri. Letak Cisolok yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia membuat wilayah ini rawan terhadap berbagai potensi bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, abrasi pantai, hingga longsor.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah kecamatan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak serta meningkatkan upaya mitigasi bencana, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Di sisi lain, fluktuasi jumlah wisatawan turut memengaruhi stabilitas ekonomi daerah. Selain itu, keterbatasan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian.
Baca Juga: Didemo Mahasiswa Muhammadiyah, Pemkot Sukabumi Siap Kaji Ulang Perwal Lapang Merdeka
Meski dihadapkan pada berbagai kendala, Pemerintah Kecamatan Cisolok tetap optimistis dapat mengembangkan potensi wilayah dengan dukungan berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat dan strategi pembangunan yang tepat, Cisolok diharapkan mampu terus berkembang serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
The post Infrastruktur jadi Tantangan, Cisolok Tetap Optimistis Kembangkan Potensi Wilayah first appeared on Sukabumi Ku.









