INILAHSUKABUMI.COM – Kepadatan kendaraan terjadi di ruas Jalan Siliwangi, tepatnya di depan Pos Operasi Ketupat Lodaya 2026 TMC Polres Sukabumi, Senin (23/3/2026). Lonjakan volume kendaraan dari gate exit Tol Parungkuda menyebabkan antrean panjang di jalur arteri menuju Cibadak.
Data sementara menunjukkan, hingga Minggu (22/3/2026) kemarin, jumlah kendaraan yang melintas melalui jalur tol fungsional hingga pukul 12.30 WIB mencapai 3.871 unit. Sementara itu, kendaraan yang keluar melalui gate exit Tol Parungkuda hingga pukul 15.00 WIB tercatat sebanyak 7.300 unit.
Jumlah kendaraan diperkirakan terus meningkat hingga mencapai 15.000 unit sampai penutupan pada pukul 24.00 WIB. Tingginya volume kendaraan ini menjadi faktor utama terjadinya kepadatan di kawasan tersebut.
Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian mengatakan, meski terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan, kondisi lalu lintas masih dalam keadaan terkendali. “Secara umum situasi lalu lintas aman dan terkendali. Kendaraan tetap berjalan, walaupun mengalami perlambatan,” ujarnya.
Untuk mengurai kepadatan, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) dari Simpang Ratu menuju exit Tol Parungkuda. Kebijakan ini dinilai mampu membantu memperlancar arus kendaraan.
Namun, kepadatan tetap terjadi akibat adanya penyempitan jalur di Jembatan Parungkuda. Jalur yang semula terdiri dari tiga lajur menyempit menjadi satu lajur karena masih dalam proses pembangunan.
Selain itu, penutupan sementara Tol Bocimi Seksi III turut memicu terjadinya bottle neck di jalur arteri. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan antara volume kendaraan yang tinggi dengan kapasitas jalan yang tersedia.
“Terjadi ketidakseimbangan antara volume kendaraan dengan kapasitas jalan. Namun arus lalu lintas tidak sampai mengalami kemacetan total,” pungkas Samian. (*)
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Inilah Penyebab Ribuan Kendaraan ‘Tersandera’ Macet di Sukabumi first appeared on Inilah Sukabumi.



















