INILAHSUKABUMI.COM – Pengamanan arus mudik Lebaran 2026 menjadi perhatian serius berbagai pihak guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, menegaskan pentingnya pengamanan maksimal menjelang arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.
Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini akan memfokuskan pengamanan di sejumlah titik strategis, termasuk jalur utama mudik, terminal, stasiun, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, serta kawasan wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, menilai langkah-langkah strategis yang disiapkan Polri menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
“Sejumlah langkah strategis dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 telah disiapkan Polri, di antaranya penempatan personel di titik-titik rawan kemacetan, pengaturan serta rekayasa lalu lintas, hingga penerapan sistem one way dan contra flow,” ujar Hamzah Gurnita seusai mengikuti rakor di Mapolres Sukabumi.
Menurut politisi muda dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran harus dipersiapkan secara maksimal karena potensi mobilisasi masyarakat diperkirakan cukup tinggi selama masa libur Idulfitri.
“Saya kira pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini harus dimaksimalkan. Potensi mobilisasi masyarakat akan tinggi selama Lebaran, terutama di kantong-kantong objek wisata,” tegasnya. (adv)
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Jelang Mudik Lebaran, Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Minta Persiapan Maksimal first appeared on Inilah Sukabumi.



















