Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita UtamaSukabumi

Kakek 69 Tahun Jadi Korban Jalan Rusak di Ciaul Pasir

×

Kakek 69 Tahun Jadi Korban Jalan Rusak di Ciaul Pasir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sumber: Radar Sukabumi

SUKABUMI – Jalan rusak dan berlubang di Jalan Ciaul Pasir Kecamatan Cikole, tepat di depan SMPN 15 Kota Sukabumi, kembali memakan korban.

Example 300x600

Kali ini, nasib malang itu menimpa Ujang Supriatna (69), atau yang akrab disapa Mang Ukri, seorang lansia yang sehari-hari mengadu nasib sebagai juru parkir sekaligus tukang ojek pangkalan.

Peristiwa pilu itu terjadi saat matahari masih bertengger di cakrawala. Mang Ukri yang tengah mengendarai sepeda motornya dari arah Ciaul Pasir atas menuju arah bawah, tak menyangka perjalanan rutinnya akan berakhir di ruang perawatan Puskesmas.

Saksi mata di lokasi menyebutkan Mang Ukri melaju dengan kecepatan sedang. Namun, setibanya di titik depan SMPN 15, ban motornya terperosok ke dalam lubang jalan yang menganga. Kehilangan keseimbangan, tubuh renta Mang Ukri terpelanting keras ke aspal.

Benturan tersebut mengakibatkan pendarahan serius di bagian wajah. Selain luka robek, memar biru juga menghiasi bagian tangan dan kakinya.

Ajun (36) salah seorang warga sekitar mengatakan, saat itu posisinya dirinya berada tak jauh dari lokasi. Namun, ia tidak bisa menggambarkan secara detail detik-detik jatuhnya korban secara langsung.

BERDARAH: Ujang Supriatna (69) menjadi korban jalan rusak di Ciaul Pasir Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Kamis (2/4).FOTO : ISTIMEWA

Ia baru baru terperanjat saat melihat sosok pria tua tersebut saat melintas lokasi kejadian. Di mana, kondisinya sudah bersimbah darah.

“Saya lihat posisinya sudah berdarah-darah. Tanpa pikir panjang, saya langsung evakuasi dan bawa korban ke Puskesmas terdekat agar segera ditangani,” ujar Ajun dengan nada getir.

Menurut Ajun, kecelakaan serupa sudah menjadi “menu harian” bagi pengguna jalan tersebut. Mirisnya, jalan yang menjadi akses vital menuju Kabupaten Sukabumi ini seolah terlupakan oleh pemerintah.

“Terakhir jalan ini di-hotmix total itu sekitar 25 tahun lalu. Sisanya? Hanya tambal sulam, itu pun sudah bertahun-tahun yang lalu,” ungkap Ajun.

Ketidakpastian pembangunan memaksa warga untuk bergerak sendiri. Secara swadaya, masyarakat sempat merogoh kocek pribadi untuk mengecor lubang-lubang maut tersebut.

Namun, karena tingginya volume kendaraan, aspal hasil patungan warga itu kembali hancur. Kini, jalan tersebut hanya “diobati” seadanya dengan sisa material bangunan yang akan hilang tersapu air setiap kali hujan turun.

Kini, warga hanya bisa berharap luka yang dialami Mang Ukri menjadi alarm bagi pemerintah daerah. Akses utama yang menghubungkan dua kelurahan ini sudah terlalu lama dibiarkan dalam kondisi sekarat.

Warga menuntut perhatian nyata, bukan sekadar janji atau tambal sulam yang bersifat sementara. Mereka tak ingin menunggu hingga ada korban jiwa hanya untuk mendapatkan hak dasar mereka: jalan yang aman untuk dilalui.

“Jangan sampai dibiarkan terus. Apa harus nunggu ada yang meninggal baru diperbaiki?” pungkas Ajun mewakili keresahan warga. (why)

The post Kakek 69 Tahun Jadi Korban Jalan Rusak di Ciaul Pasir appeared first on Radar Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *