INILAHSUKABUMI.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengakui kebijakan peliburan angkutan umum pada momen Lebaran 2026 belum sepenuhnya mampu mengurai kemacetan arus mudik dan balik Idul Fitri.
Ia menjelaskan, kepadatan lalu lintas masih terjadi di sejumlah titik karena volume kendaraan pribadi yang melintas jauh melebihi kapasitas jalan yang tersedia.
“Saya sampaikan bahwa kebijakan meliburkan angkot, ojek, andong, dan becak memang belum bisa 100 persen membuat arus mudik dan arus balik lancar,” ujarnya.
Meski demikian, Dedi menilai kebijakan tersebut tetap memberikan dampak positif, terutama dalam mengurangi beban kerja petugas di lapangan akibat berkurangnya kendaraan umum yang beroperasi.
Menurutnya, kondisi lalu lintas selama periode arus balik masih dapat bergerak meski dalam keadaan padat merayap, dan tidak sampai mengalami kemacetan total.
“Minimal kebijakan itu telah meringankan petugas di lapangan serta membuat arus lalu lintas tidak mengalami kemacetan total,” pungkasnya. (*)
Redaktur: Rendi Rustandi
The post KDM Akui Liburkan Angkot Belum Mampu Urai Kemacetan di Momen Lebaran first appeared on Inilah Sukabumi.



















