Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Mendengar Keluhan Sopir yang Ditilang Polisi Sukabumi; Simalakama Antara Aturan dan Perintah Perusahaan

×

Mendengar Keluhan Sopir yang Ditilang Polisi Sukabumi; Simalakama Antara Aturan dan Perintah Perusahaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Malam hari, truk sumbu tiga ini baru bisa dizinkan untuk melaju ke tempat tujuan, setelah sebelumnya dilarang demi mencegah terjadinya kemacetan panjang di Sukabumi. Foto: Istimewa

SEJAK siang, Dulloh (49) hanya bisa menyandarkan punggungnya di balik kemudi truk besar yang ia kendarai. Pria paruh baya ini merupakan satu dari puluhan sopir kendaraan berat yang terjaring operasi penertiban Satlantas Polres Sukabumi pada Jumat (27/3/2026) kemarin. Langkahnya terhenti bukan karena kerusakan mesin, melainkan karena pemberlakuan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Arus Mudik dan Balik Lebaran.

Example 300x600

Rendi Rustandi, Cibadak-Sukabumi

Bagi Dulloh dan rekan sejawatnya, aturan ini bak buah simalakama. Di satu sisi, mereka menyadari adanya regulasi pemerintah yang melarang kendaraan berat melintas demi kelancaran arus lalu lintas. Namun di sisi lain, mereka hanyalah pekerja yang terikat perintah perusahaan dan tuntutan ekonomi keluarga yang tidak bisa menunggu hingga masa pembatasan berakhir dua hari ke depan.

“Kalau kami tidak jalan, kami tidak bisa makan. Kami ini cuma sopir, hanya menjalankan perintah dari kantor untuk tetap melakukan pengiriman barang,” keluh Dulloh dengan nada getir saat ditemui di lokasi penyekatan.

Truknya terpaksa ‘dikandangkan’ sementara di kantong parkir sejak pagi hari dan baru diperbolehkan melanjutkan perjalanan saat malam tiba demi mengurai kepadatan jalur utama Sukabumi.

Nasib serupa dialami oleh Irfan (43), seorang sopir truk pengangkut air minum dalam kemasan. Ia mengaku berada dalam posisi sulit karena jadwal pengiriman dari perusahaan tetap berjalan seperti biasa meskipun masa larangan operasional sedang berlaku. Ketika terjaring razia, para sopir inilah yang harus berhadapan langsung dengan penegakan hukum di lapangan.

“Saya disuruh jalan sama perusahaan, tapi di jalan malah diberhentikan petugas. Mau tidak mau ya harus ikut aturan, meskipun target kiriman jadi terhambat,” ujar Irfan pasrah.

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, Iptu M. Yanuar Fajar, mencatat sebanyak 75 kendaraan sumbu tiga ke atas telah dijatuhi sanksi tilang dalam operasi. Mayoritas pelanggaran terjadi karena perusahaan nekat memberangkatkan armada mereka meski mengetahui adanya pembatasan. Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, kendaraan-kendaraan besar tersebut diarahkan ke Terminal Cibadak dan kantong parkir lainnya sebagai langkah sterilisasi jalur utama.

“Penindakan tegas ini dilakukan karena kendaraan sumbu tiga ini menjadi salah satu pemicu kemacetan panjang di jalur arteri Sukabumi selama musim mudik,” pungkasnya. (*)

The post Mendengar Keluhan Sopir yang Ditilang Polisi Sukabumi; Simalakama Antara Aturan dan Perintah Perusahaan first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *