Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Utama

Pasien Dugaan Keracunan MBG di Simpenan Sukabumi Bertambah jadi 10 Orang

×

Pasien Dugaan Keracunan MBG di Simpenan Sukabumi Bertambah jadi 10 Orang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUKABUMI — Jumlah warga yang diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali bertambah. Hingga Rabu (28/1/2026), tercatat sebanyak 10 orang menjalani penanganan medis.

Example 300x600

Kepala Puskesmas Simpenan, Ade Setiawan, SKM, mengatakan seluruh pasien telah mendapatkan perawatan dan saat ini berada dalam kondisi stabil. Meski demikian, pihaknya masih melakukan observasi lanjutan untuk memastikan tidak muncul keluhan tambahan.

“Berdasarkan laporan yang kami rekap, sebelumnya ada sembilan orang, kemudian bertambah satu, sehingga total menjadi sepuluh pasien. Alhamdulillah semuanya sudah bisa kami tangani,” ujar Ade Setiawan.

Baca Juga: Geger Paket MBG Berjamur, Camat Simpenan Sukabumi Lapor ke Bupati

Ia menjelaskan, dugaan sementara penyebab gangguan kesehatan tersebut mengarah pada makanan yang dikonsumsi para pasien. Beberapa menu MBG, seperti sayuran dan tahu, menjadi perhatian petugas kesehatan dalam proses penelusuran.

Selain faktor makanan, Ade Setiawan juga menekankan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan sebelum makan turut berpengaruh terhadap kondisi kesehatan.

Baca Juga: Menyeret Nama Ayep Zaki, AMPH Desak Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi PT Alpindo

Petugas Puskesmas Simpenan memastikan pemantauan terhadap kondisi pasien akan terus dilakukan sembari menunggu hasil penelusuran lebih lanjut untuk memastikan sumber pasti penyebab gangguan kesehatan tersebut.

The post Pasien Dugaan Keracunan MBG di Simpenan Sukabumi Bertambah jadi 10 Orang first appeared on Sukabumi Ku.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *