SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memacu kinerja sektor pertanian menyusul penyesuaian target luas tambah tanam (LTT) padi bulan Agustus 2025. Dari target awal 8.896 hektare, kini Kabupaten Sukabumi harus mengejar capaian baru sebesar 15.500 hektare.
Kenaikan target tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) peningkatan LTT yang dihadiri 47 koordinator BPP, 7 UPTD, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, serta Direktur Serealia sebagai Penanggung Jawab LTT Provinsi Jawa Barat. Turut hadir secara virtual Kepala PPVTPP Kementerian Pertanian RI, Leli Nuryati, melalui Zoom Meeting, di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Kamis (21/8/25).
Ketua Kelompok Substansi PCT dari PPVTPP Kementerian Pertanian, Nurdini Hadijah, menegaskan bahwa penyesuaian target ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengoptimalkan potensi produksi padi di Jawa Barat.
“Awalnya Kabupaten Sukabumi disepakati mampu menanam sekitar 10.071 hektare, melampaui target awal pusat dan melampaui capaian tahun lalu di periode yang sama. Namun karena kondisi cuaca di beberapa daerah Jawa Barat termasuk Kabupaten Sukabumi masih terdapat hujan, sehingga Kabupaten Sukabumi dinilai memiliki potensi lebih besar dan targetnya naik menjadi 15.500 hektare,” jelas Dini -sapaan karib Nurdini-.
“Kenaikan target ini memang menantang, tetapi harus menjadi peluang. Kami berharap koordinasi antara koordinator wilayah, UPTD, dan BPP dapat berjalan optimal sehingga distribusi target di 47 kecamatan bisa seimbang sesuai potensi lahan baku sawah,” tegasnya.
Ia menambahkan, dukungan dari Kementerian Pertanian tetap diberikan melalui bantuan reguler, seperti benih, pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta herbisida khusus untuk padi gogo.
“Fasilitasi ini diharapkan mampu membantu petani menambah luas tanam secara nyata di lapangan,” ujarnya.
The post Pemerintah Kabupaten Sukabumi Naikkan Target Luas Tambah Tanam Jadi 15.500 Hektare first appeared on Inilah Sukabumi.



















