Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Sukabumi pada Sabtu (9/8) malam menyebabkan banjir di Kampung Ciseureuh RT1/RW1, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh. Sebanyak 18 rumah warga terendam air dengan ketinggian mencapai 60 hingga 100 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan banjir sekitar pukul 20.00 WIB. Tim BPBD langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga yang terdampak. Dalam proses tersebut, petugas berhasil mengevakuasi tiga anak yang terjebak banjir di dalam rumah.
Setelah kondisi mulai terkendali, petugas bersama warga melakukan pengurasan air dan pembersihan area terdampak. Berdasarkan data BPBD, banjir limpasan tersebut berdampak pada 21 kepala keluarga, termasuk di antaranya 8 balita dan 4 lansia. Novian bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Selain membantu evakuasi, tim BPBD dan warga juga membersihkan lumpur, batang pohon, dan sampah yang menyumbat aliran Sungai Ciseureuh. Novian menegaskan bahwa banjir tersebut bukan semata-mata akibat curah hujan tinggi, tetapi juga dipicu oleh perilaku oknum yang membuang sampah dan batang pohon ke sungai. Ia menyayangkan tindakan tidak bertanggung jawab tersebut karena telah merugikan banyak orang.
Dalam menghadapi musim hujan, Novian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia mendorong agar program Jumat Bersih di setiap kelurahan kembali digalakkan sebagai upaya menjaga lingkungan tetap bersih, asri, dan nyaman bagi semua.(bam/d)
The post Penyebab 18 Rumah di Karangtengah Terendam Banjir appeared first on Radar Sukabumi.



















