Tiga gol kemenangan PERSIB dicetak Ramon Tanque (29’), Luciano Guaycochea (55’), dan Federico Barba (87’). Sementara itu, Bali United membalas melalui Teppei Yachida (80’) dan Jordi Bruijn (90+2’).
Hasil ini membuat PERSIB tetap memimpin klasemen sementara dengan 64 poin sekaligus mempertahankan rekor sempurna di kandang.
Baca Juga :
Pelatih Bojan Hodak menurunkan susunan pemain awal Teja Paku Alam di bawah mistar, dengan lini belakang diisi Eliano Reijnders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, dan Federico Barba. Di lini tengah terdapat Luciano Guaycochea dan Marc Klok, sementara Thom Haye, Uilliam Barros, Berguinho, dan Ramon Tanque mengisi lini depan.
PERSIB membuka keunggulan pada menit ke-29 melalui tandukan Ramon Tanque, yang bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, PERSIB langsung mengambil inisiatif serangan. Gol kedua lahir pada menit ke-55 lewat sontekan Guaycochea memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Reijnders.
Baca Juga :
Situasi berubah setelah Matricardi mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-65, memaksa PERSIB bermain dengan 10 orang. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bali United untuk menekan.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-80 melalui gol tendangan bebas Yachida yang memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Namun, PERSIB mampu merespons cepat. Pada menit ke-87, Federico Barba mencetak gol ketiga lewat sundulan, memperlebar keunggulan menjadi 3-1.
Baca Juga :
Bali United sempat kembali memperkecil kedudukan menjadi 3-2 melalui gol Bruijn pada masa injury time. Meski demikian, PERSIB berhasil mempertahankan keunggulan hingga laga usai.
Kemenangan ini memperkokoh posisi PERSIB di puncak klasemen sekaligus menjaga peluang dalam perburuan gelar musim ini.(SE)