Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Dalam beberapa waktu terakhir, terdapat persoalan mendasar yang perlu menjadi perhatian serius dalam proses pengambilan keputusan oleh Steering Committee (SC) dan Penanggung Jawab (PJ) terkait Kepengurusan Kohati HMI Cabang Sukabumi.
Observasi lapangan menunjukkan bahwa SC dan PJ kurang mempertimbangkan secara holistik kondisi aktual kader Kohati di cabang Sukabumi, khususnya terkait jumlah dan kualitas kader yang telah mengikuti dan berhasil menyelesaikan Intermediet Training (LK2) dan Latihan Khusus Kohati (LKK).
Kondisi ini sangat krusial mengingat jumlah kader yang sudah lulus mengikuti pelatihan tersebut hanya dapat dihitung dengan jari, yang mengindikasikan adanya keterbatasan dalam proses kaderisasi yang berdampak signifikan terhadap pembunuhan organisasi.
Fenomena ini menimbulkan hambatan serius dalam menciptakan suasana perjuangan yang sehat dan semangat kolektif di kalangan kader Kohati Sukabumi. Keterbatasan jumlah kader tidak hanya memberikan peluang regenerasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan motivasi para aktivis yang selama ini berkomitmen membangun organisasi. Akibatnya, pencapaian tujuan dan efektivitas kerja organisasi menjadi kurang optimal.
Lebih lanjut, evaluasi terhadap mekanisme kontestasi kepengurusan di cabang Sukabumi mengindikasikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir tidak terjadi proses demokratisasi yang sejati.
Setiap proses pemilihan pengurus kohati HMI cabang Sukabumi cenderung berakhir dengan aklamasi tanpa adanya kompetisi kandidat yang sehat dan dinamis. Praktik seperti ini berisiko menimbulkan stagnasi dalam dinamika organisasi karena minimnya ruang untuk alternatif kepemimpinan dan strategi pembaharuan.
Melihat kondisi tersebut, penting bagi SC dan PJ untuk melakukan refleksi dan evaluasi mendalam serta mengadopsi pendekatan yang lebih inklusif dan berdasar data nyata agar proses kaderisasi dan pemilihan pengurus dapat berjalan secara transparan dan berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya akan memperkuat kohesi kader internal, tetapi juga meningkatkan kapasitas organisasi dalam menghadapi tantangan masa depan.
Kami mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama memberikan perhatian lebih besar terhadap pengembangan kader di Komisariat Cabang Sukabumi, demi membangun organisasi yang sehat, progresif, dan berdaya saing tinggi. **
The post Polemik Kepengurusan Kohati HMI Cabang Sukabumi, Cenderung Berakhir dengan Aklamasi appeared first on Radar Sukabumi.



















