Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Utama

Polemik PBB di Sukabumi, Warga Kadaleman Kecewa Geruduk Kantor Desa

×

Polemik PBB di Sukabumi, Warga Kadaleman Kecewa Geruduk Kantor Desa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Warga Kadaleman Sukabumi
Warga Kadaleman Sukabumi

INILAH SUKABUMI – Suasana Kantor Desa Kadaleman, Kecamatan Surade, kembali ramai dipadati ratusan warga pada Senin (8/9/2025). Mereka datang bukan untuk urusan pelayanan administrasi, melainkan mencari kepastian soal dugaan penggelapan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang menyeret nama pemerintah desa.

Example 300x600

Sayangnya, kedatangan warga justru diwarnai kekecewaan. Kepala Desa Kadaleman, Rosid, tak terlihat hadir meski massa sudah tiga kali mendatangi kantor desa. “Hari ini warga ingin kepastian. Tapi pak kades tidak ada,” ujar Solih Efendi, koordinator aksi.

Kehadiran ratusan warga akhirnya ditangani aparat keamanan bersama perangkat desa. Pertemuan berlangsung hangat, difasilitasi Kapolsek Surade, Babinsa, perwakilan Apdesi, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Dari mediasi itu, disepakati bahwa warga tidak lagi akan mendatangi kantor desa secara massal. Sebagai gantinya, dialog akan difokuskan dengan perwakilan jika kepala desa sudah berada di tempat.

Sekretaris Desa Kadaleman, Asep Komarudin, mengakui bahwa warga meminta tanda tangan kepala desa terkait surat pernyataan bersama yang dibuat 4 September lalu. Surat tersebut memberi tenggat 14 hari kerja untuk melunasi PBB yang belum dibayarkan. “Pak kades sedang di luar kota, kami juga belum tahu urusannya apa,” kata Asep.

Meski suasana sempat memanas, aksi kali ini berlangsung tertib. Sekitar pukul 12.00 WIB, ratusan warga akhirnya membubarkan diri. Namun, ketidakhadiran sang kades masih menjadi tanda tanya besar di tengah keresahan masyarakat.

Sumber : Sukabumi Ku.

The post Polemik PBB di Sukabumi, Warga Kadaleman Kecewa Geruduk Kantor Desa first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *