Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Pria Asal Cisolok Sukabumi Jadi Tersangka Pembunuhan di Karawang, Terancam 15 Tahun Penjara

×

Pria Asal Cisolok Sukabumi Jadi Tersangka Pembunuhan di Karawang, Terancam 15 Tahun Penjara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pelaku berinisial BIH (24) diduga membunuh seorang perempuan yang diketahui merupakan kekasihnya sendiri. Foto: Istimewa

INILAHSUKABUMI.COM – Seorang pria asal Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan di Karawang. Pelaku berinisial BIH (24) diduga membunuh seorang perempuan yang diketahui merupakan kekasihnya sendiri.

Example 300x600

Kasus pembunuhan di Karawang ini terungkap setelah warga menemukan jasad seorang perempuan di saluran air kawasan industri Karawang Jabar Industrial Estate (KJIE), Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang.

Korban diketahui bernama Hida Kasana (38), seorang karyawati perusahaan swasta yang bekerja di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi. Korban merupakan warga asal Ponorogo, Jawa Timur. Sementara itu, pelaku BIH diketahui merupakan warga Kampung Cibogo RT 02/02, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Wakapolres Karawang, Adriyanto, menjelaskan bahwa peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada 27 Februari 2026. Polisi mulai melakukan penyelidikan setelah jasad korban ditemukan warga pada keesokan harinya.

“Dari hasil penyelidikan terhadap penemuan mayat tanpa identitas tersebut, kami menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, khususnya bekas cekikan di bagian leher,” ujar Adriyanto dalam konferensi pers, Senin (2/3/2026) lalu.

Baca Juga: Mayat Tanpa Kepala Gegerkan Warga Ciracap Sukabumi

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil mengamankan pelaku kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan. Pelaku ditangkap di sebuah rumah kos di wilayah Telukjambe Barat. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban. Peristiwa tersebut bermula dari pertengkaran antara pelaku dan korban di kamar kos korban.

Korban diduga terus mendesak pelaku untuk segera menikahinya. Permintaan tersebut memicu emosi pelaku karena diketahui telah memiliki istri yang tinggal di Sukabumi. Pertengkaran tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan. Pelaku dan korban sempat terlibat saling cekik hingga akhirnya korban meninggal dunia akibat kehabisan napas.

Setelah menyadari korban meninggal, pelaku panik dan berusaha menghilangkan jejak. Sekitar pukul 02.00 WIB, pelaku membawa jasad korban menggunakan sepeda motor milik korban dan membuangnya ke saluran air di kawasan industri KJIE.

“Pada pagi harinya, jasad korban ditemukan warga dalam kondisi tertelungkup dan masih mengenakan pakaian lengkap,” jelas Adriyanto.

Sebelumnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua petugas kebersihan jalan yang sedang melakukan pembersihan rutin di sekitar kawasan KJIE, tepatnya di depan area PT TMIIN.

Kasi Humas Polres Karawang, Cep Wildan, mengatakan penemuan jasad tersebut terjadi sekitar pukul 09.40 WIB ketika salah satu petugas melihat benda mencurigakan di pinggir saluran air.

“Saksi Ranim kemudian memanggil rekannya, Sating, untuk memastikan temuan tersebut. Setelah itu mereka menghubungi petugas keamanan kawasan KJIE dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Telukjambe Barat,” kata Cep Wildan.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara bersama tim Inafis Satreskrim Polres Karawang dan unit Reskrim Polsek Telukjambe Barat. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 48 ayat 1 dan Pasal 46 ayat 3 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terkait tindak pidana pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

“Pelaku terancam hukuman penjara hingga 15 tahun,” pungkasnya. (*)

Redaktur: Rendi Rustandi

The post Pria Asal Cisolok Sukabumi Jadi Tersangka Pembunuhan di Karawang, Terancam 15 Tahun Penjara first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *