JAKARTA – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Tentara Nasional Indonesia setelah gugurnya salah satu prajurit terbaik dalam misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan. Ia dilaporkan gugur akibat serangan zionis Israel.
Praka Farizal Rhomadhon, prajurit berusia 28 tahun, dikenal sebagai sosok muda yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas negara, termasuk saat dipercaya bergabung dalam misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Ia lahir di Kulon Progo pada 3 Januari 1998 dan mengabdikan diri sebagai anggota TNI di satuan Yonif 113/JS Brigif 25/SIwah Dam IM, dengan jabatan terakhir sebagai Taban Provost.
Baca Juga: Deretan Artis Top Rayakan Ulang Tahun di Bulan Maret, dari Reza Rahadian hingga Dian Sastro
Karier militernya diwarnai dengan komitmen kuat dalam menjalankan disiplin dan tanggung jawab, terutama dalam tugas pengamanan dan penegakan aturan di lingkungan satuannya.
Di balik seragam militernya, Farizal adalah sosok kepala keluarga yang baru memulai kehidupan rumah tangga.
Ia menikah dengan Fafa Nur Azila pada 4 Juli 2023, dan dari pernikahan tersebut dikaruniai seorang putri bernama Shanaya Almahyra Elshanu yang kini masih berusia dua tahun.
Keluarga kecilnya tinggal di Asrama Militer Kima Yonif 113/JS di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Kepergian Farizal meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan sesama prajurit yang mengenalnya sebagai pribadi yang disiplin dan berdedikasi.
Ia gugur saat menjalankan tugas sebagai bagian dari kontingen Indonesia dalam misi UNIFIL, setelah pos penjagaan yang ditempatinya terkena serangan proyektil pada 29 Maret 2026.
Pihak UNIFIL menyebut insiden tersebut sebagai kejadian tragis yang menimpa pasukan penjaga perdamaian di wilayah konflik.
“Seorang penjaga perdamaian tewas secara tragis ketika proyektil meledak di posisi UNIFIL,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Serangga, Turaes Disebut-sebut Pertanda Alam, Ini Kata Sains
Pemerintah Indonesia juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Farizal, sekaligus memberikan penghormatan atas pengabdian dan dedikasinya dalam menjaga perdamaian dunia.
“Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya satu personel pemelihara perdamaian Indonesia,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi.
Di usia yang masih muda, ia telah menorehkan pengabdian yang tidak hanya untuk bangsa, tetapi juga untuk dunia.
The post Profil Praka Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI yang Gugur Akibat Serangan Zionis Israel first appeared on Sukabumi Ku.



















