
Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI — Puskesmas Limusnunggal menggelar Mini Lokakarya Lintas Sektoral Triwulan dengan fokus utama pada percepatan penurunan stunting dan penanggulangan penyakit Tuberculosis (TBC). Forum ini menjadi wadah strategis lintas sektor dalam memetakan sekaligus menyelesaikan persoalan kesehatan di wilayah Kecamatan Cibeureum.
Camat Cibeureum, Yanwar Ridwan, menekankan pentingnya konsistensi pelaksanaan mini lokakarya. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya digelar setiap triwulan, tetapi bisa dilaksanakan rutin setiap bulan agar koordinasi antar pemangku kepentingan semakin optimal.
“Melalui forum ini berbagai persoalan kesehatan dapat dipetakan secara komprehensif, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Limusnunggal yang mencakup Kelurahan Sindangpalay dan Limusnunggal,” kata Yanwar.
Yanwar juga mengungkapkan capaian signifikan dalam penanganan stunting. Berkat kolaborasi lintas sektor dan inovasi program, angka stunting berhasil ditekan drastis. “Dari sekitar 261 kasus, kini tinggal 100-an kasus. Artinya hampir 60 persen sudah kita intervensi dan penurunannya cukup signifikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Limusnunggal, dr. Muhammad Eki Lukita, menyampaikan bahwa tren penurunan stunting juga terlihat dari data terbaru di dua kelurahan tersebut. Penanganan difokuskan pada kelompok usia rentan, terutama anak di bawah dua tahun dan balita, dengan pendekatan sesuai penyebab masing-masing kasus.
The post Puskesmas Limusnunggal Dorong Sinergi Penanggulangan Stunting dan TBC appeared first on Radar Sukabumi.



















