Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Utama

Puting Beliung Hantam Huntara di Pabuaran Sukabumi, Enam Bangunan Rusak Parah

×

Puting Beliung Hantam Huntara di Pabuaran Sukabumi, Enam Bangunan Rusak Parah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUKABUMI – Angin puting beliung menerjang kawasan hunian sementara di Kampung Cukang Paku, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Selasa dini hari, 24 Februari 2026. Akibat terjangan angin kencang tersebut, enam unit huntara mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat dihuni sementara waktu.

Example 300x600

Camat Pabuaran Ali Murtado membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan angin kencang terjadi saat sebagian besar warga masih beristirahat.

“Sekitar dini hari terjadi angin puting beliung yang membuat atap huntara di Cukang Paku terlepas. Total ada enam unit yang terdampak, dan sebagian warga mengungsi ke mushola terdekat,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Bangunan huntara yang mayoritas menggunakan bahan terpal dan bambu tidak mampu menahan terpaan angin. Atap beterbangan dan rangka bangunan roboh, membuat warga panik dan menyelamatkan diri ke tempat yang dianggap lebih aman.

Baca Juga: Ibu Kandung Laporkan Ayah Nizam dan Ibu Tiri: Dugaan Penelantaran dan Pembunuhan Berencana

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan Pabuaran, A. Yogi Regina, mengungkapkan bahwa terdapat empat kepala keluarga dengan total 14 jiwa yang terdampak dalam peristiwa tersebut.

“Data sementara yang kami himpun, ada enam huntara rusak dengan empat kepala keluarga atau 14 jiwa terdampak. Kami sudah turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi serta relawan untuk penanganan awal,” kata Yogi.

Ia menjelaskan, warga terdampak terdiri dari anak-anak, lanjut usia, dan orang dewasa. Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa, namun kerusakan material tergolong cukup parah sehingga hunian belum bisa digunakan secara normal.

Pihak kecamatan bersama relawan berupaya melakukan penanganan darurat dengan menutup kembali atap huntara yang terlepas agar dapat dimanfaatkan sementara. Ali Murtado menyebut, koordinasi dengan BPBD terus dilakukan agar warga bisa segera kembali ke tempat tinggalnya.

Baca Juga: Berkah Ramadan, RSUD R Syamsudin SH Sukabumi Bagikan Takjil Setiap Hari untuk Penunggu Pasien

“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan relawan. Dalam waktu dekat diupayakan penutupan atap agar warga tidak terlalu lama mengungsi,” tuturnya.

Warga terdampak berharap adanya solusi hunian yang lebih layak dan kuat. Salah seorang warga mengungkapkan kekhawatirannya jika bangunan huntara tetap menggunakan material sederhana.

“Kami berharap ada tempat tinggal yang lebih kuat dan permanen. Kalau hanya terpal dan bambu, kami takut kejadian seperti ini terulang lagi,” ucapnya.

Selain perbaikan huntara, warga juga membutuhkan bantuan kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, perlengkapan tidur, serta kebutuhan harian lainnya. Proses pendataan dan penanganan darurat masih terus dilakukan oleh aparat setempat bersama unsur kebencanaan.

The post Puting Beliung Hantam Huntara di Pabuaran Sukabumi, Enam Bangunan Rusak Parah first appeared on Sukabumi Ku.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *