SUKABUMI – Menyambut datangnya Ramadan 1447 Hijriah, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menggelar kegiatan bertajuk Kemah Falak yang dirangkaikan dengan pelaksanaan rukyatul hilal.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja MWCNU Simpenan dalam mengimplementasikan kajian ilmu falak yang selama ini rutin dibahas dalam pengajian bulanan atau syahriyahan di Pondok Pesantren Sirojul Muttaqiin, Simpenan.
Baca Juga: Sidang Isbat Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Pada Kamis, 19 Februari 2026
Sekretaris MWCNU Simpenan, Fauzan Abdussyakur, mengatakan kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan perdana dalam format kemah edukatif yang menggabungkan praktik observasi hilal dengan penguatan literasi ilmu falak bagi kader NU.
“Kemah Falak ini pertama kali kami selenggarakan setelah beberapa bulan sebelumnya rutin mengadakan kajian ilmu falak pada pengajian syahriyahan MWCNU Simpenan,” ujar Fauzan, Selasa (18/2/2026).
Pelaksanaan rukyatul hilal dilakukan bersama Tim Dewan Hisab Rukyat Kabupaten Sukabumi serta Lajnah Falakiyah PCNU Kabupaten Sukabumi. Keterlibatan berbagai unsur ini dimaksudkan untuk memastikan proses observasi berjalan sesuai kaidah keilmuan dan syariat.
Baca Juga: Penentuan 1 Ramadan, Hilal tak Terlihat di POB Cibeas Sukabumi
Sebagai wilayah yang menjadi lokasi Pos Observasi Bulan Sukabumi, Kecamatan Simpenan dinilai memiliki peran strategis dalam proses pemantauan hilal setiap pergantian bulan Hijriah. Karena itu, MWCNU Simpenan merasa memiliki tanggung jawab moral dan keilmuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan rukyatul hilal, khususnya menjelang penetapan awal Ramadan.
“Dalam penetapan awal Ramadan, kami melaksanakan rukyatul hilal sebagaimana anjuran dalam hadits Nabi, bahwa disunnahkan untuk melakukan rukyat ketika akan memulai ibadah puasa,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan Kemah Falak tidak hanya berfokus pada observasi hilal, tetapi juga diisi dengan istighosah, kajian ilmu falak praktis, gema sholawat, hingga kegiatan ngaliwet bersama sebagai simbol kebersamaan.
Baca Juga: Planetarium Jakarta Lakukan Rukyatul Hilal di POB Cibeas Sukabumi, Siarkan Langsung ke Publik
Selain aspek ilmiah dan syar’i, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pengurus MWCNU, pengurus ranting, serta kader Nahdlatul Ulama di Kecamatan Simpenan. Momentum kebersamaan menjelang Ramadan ini juga selaras dengan tradisi masyarakat Sunda yang dikenal dengan istilah papajar.
Fauzan berharap kegiatan Kemah Falak dapat meningkatkan ketakwaan, memperluas wawasan keilmuan falak, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Ke depan, MWCNU Simpenan menargetkan kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin dalam menyambut Ramadan di tahun-tahun berikutnya.
The post Sambut Ramadan 1447 H, MWCNU Simpenan Kabupaten Sukabumi Gelar Kemah Falak first appeared on Sukabumi Ku.



















