Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Soal Jalan Rusak di Jampangtengah Sukabumi, Ini Kata Sekda Kabupaten Sukabumi

×

Soal Jalan Rusak di Jampangtengah Sukabumi, Ini Kata Sekda Kabupaten Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pemerintah Kabupaten Sukabumi angkat bicara soal kondisi jalan rusak di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi yang menghambat aktivitas warga. Foto: Dok. INILASUKABUMI.COM

INILAHSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi angkat bicara soal kondisi jalan rusak di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi yang menghambat aktivitas warga. Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman mengaku akan membahasnya dengan Dinas Pekerjaan Umum.

Example 300x600

“Untuk kronologis ibu yang bayinya meninggal itu sudah kami terima. Namun untuk masalah jalannya, lagi dibicarakan dengan Dinas PU,” ujar Ade Suryaman, saat dikonfirmasi inilahsukabumi.com, Minggu (8/2/2026).

Ditanya soal rencana dan kepastian Waktu perbaikan jalan tersebut, mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Sukabumi ini mengaku akan mengecek terlebih dahulu. Ia akan memastikan, apakah perbaikan jalan itu masuk perencanaan tahun ini atau tidak.

“Makanya akan dicek dulu untuk memastikannya,” singkatnya.

Baca Juga: Tragedi Jalan ‘Butut’ di Sukabumi: Ibu Pascamelahirkan Ditandu, Bayi Meninggal

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu yang baru saja melahirkan harus ditandu warga menyusuri jalan kabupaten yang rusak parah. Harapan akan pertolongan medis cepat pupus, karena ambulans tak mampu menjangkau lokasi akibat akses jalan yang nyaris tak bisa dilalui kendaraan.

Video peristiwa tersebut viral di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat sejumlah warga berjalan perlahan di atas jalan berlubang dan berlumpur, menandu ibu pascapersalinan sejauh ratusan meter menuju titik yang bisa dijangkau kendaraan medis.

“Karena kondisi jalan rusak parah, warga terpaksa menandu pasien sekitar 800 meter menuju kendaraan medis,” kata Galih (25), warga setempat, Minggu (8/2/2026).

Menurut Galih, proses persalinan sebenarnya berlangsung lancar. Namun, bayi yang dilahirkan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan membutuhkan penanganan segera. Keterlambatan ambulans akibat akses jalan yang rusak membuat upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil.

“Melahirkannya lancar, cuma bayinya pas keluar tidak bersuara. Ambulans telat datang karena jalan rusak. Bayi meninggal beberapa jam setelah dilahirkan,” ujarnya dengan suara tertahan.

Peristiwa ini kembali membuka luka lama warga Cidahu. Jalan rusak bukan hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi menjadi ancaman langsung bagi keselamatan dan kesehatan masyarakat. Warga menyebut, ruas jalan Leuwiliang–Parakanlima hingga Bojongtipar sudah lama mengalami kerusakan berat, terutama saat musim hujan.

“Kami sering kesulitan membawa hasil panen ke pasar. Ongkos angkut naik, dan kalau ada warga sakit, seperti ini jadinya,” ungkap Galih.

Redaktur: Rendi Rustandi

The post Soal Jalan Rusak di Jampangtengah Sukabumi, Ini Kata Sekda Kabupaten Sukabumi first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *