INILAHSUKABUMI.COM – Bencana longsor terjadi di tiga lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Sukabumi pada Selasa (17/2/2026) siang. Longsor dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah dan menyebabkan tebing serta tembok penahan tanah ambrol, mengancam permukiman warga.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, longsor pertama terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di Kampung Peundeuy RT 01 RW 09, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak. Tebing setinggi sekitar 7 meter dengan panjang 9 meter longsor di dekat rumah milik Nurhayati (42). Material tanah dan lumpur menimbun halaman rumah, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Warga bersama Ketua RT setempat segera melakukan kerja bakti membersihkan material longsoran guna mencegah dampak yang lebih luas. Penanganan cepat dilakukan untuk menghindari potensi longsor susulan yang dapat mengancam bangunan di sekitar lokasi.
Baca Juga: Longsor di Simpenan Sukabumi Lumpuhkan Akses Jalan Warga
Longsor kembali terjadi di hari yang sama sekitar pukul 15.00 WIB di Kampung Bangkuwong RT 03 RW 06, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak. Tebing sepanjang 3 meter dengan tinggi 4 meter ambrol dan menimbun halaman rumah milik Endin Saepudin (37). Peristiwa ini berdampak pada satu kepala keluarga dengan enam jiwa. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, keluarga terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan karena kondisi tanah masih labil.
Selain itu, bencana longsor juga terjadi di Kampung Papisangan RT 001 RW 004, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug, sekitar pukul 15.30 WIB. Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 6 meter dengan tinggi 5 meter dilaporkan ambrol akibat tanah yang tak kuat menangan debit air. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun longsor mengancam keamanan lingkungan sekitar.
Manager Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan hujan ekstrem dengan durasi singkat namun intens berpotensi memicu bencana longsor secara tiba-tiba. Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di lereng perbukitan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras terjadi.
“Dalam waktu kurang dari satu jam, dampaknya bisa langsung terasa. Kami mengimbau masyarakat agar segera melakukan langkah antisipasi dan melaporkan kondisi darurat kepada aparat setempat atau BPBD,” ujarnya. (*)
Reporter : Idam
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Tiga Lokasi di Sukabumi Diterjang Longsor first appeared on Inilah Sukabumi.



















