
INILAHSUKABUMI.COM – Kerusakan hutan di kawasan Gunung Salak, khususnya jalur pendakian Javana Resort melalui Desa Cidahu, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan publik. Kondisi tersebut terungkap melalui unggahan akun X @yuddychrisnandi.

Dalam unggahannya, @yuddychrisnandi menyebutkan bahwa hutan di kawasan tersebut mengalami kerusakan serius pada Sabtu (24/1/2026) lalu.
“Gunung Salak menangis. Hutannya rusak, pohonnya ditebang, tanahnya dikelola tidak jelas. Arah pendakian Javana Resort via Desa Cidahu, Kabupaten Sukabumi,” tulisnya.
Video yang beredar memperlihatkan kawasan berkabut dengan sejumlah pohon tumbang dan lahan terbuka tanpa tutupan vegetasi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu bencana alam, seperti longsor dan banjir, bahkan berdampak hingga wilayah ibu kota karena Gunung Salak merupakan kawasan penyangga ekosistem dan sumber resapan air di Jawa Barat.
Akun tersebut juga mendesak pihak terkait untuk segera melakukan pemeriksaan dan penanganan, termasuk Perhutani, kepala desa, camat, Polsek, hingga Koramil. Warga menilai lemahnya pengawasan dan ketidakjelasan pengelolaan lahan menjadi faktor utama meluasnya kerusakan lingkungan di kawasan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Perhutani terkait kondisi dan langkah penanganan kerusakan hutan Gunung Salak. (*)
Redaktur: Rendi Rustandi
The post Viral di Medsos, Hutan di kawasan Gunung Salak Sukabumi Dirusak first appeared on Inilah Sukabumi.

















