Sumber: Radar Sukabumi
PALABUHANRATU — Viral dugaan praktik curang oknum pedagang ikan di kawasan Palabuhanratu memantik respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perikanan.
Fenomena ini membuka kembali persoalan klasik: pasokan ikan laut yang tidak stabil hingga celah praktik dagang yang merugikan konsumen. Kepala Bidang Pengolahan, Pemasaran, dan Pengawasan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Iwan Darmawan, menjelaskan bahwa sifat musiman ikan laut membuat pasokan sering harus didatangkan dari luar daerah.
“Ikan laut itu tidak selalu tersedia setiap waktu. Karena sifatnya musiman, maka untuk menjaga ketersediaan, pasokan dari luar daerah menjadi hal yang tidak terhindarkan,” ujarnya.
Namun, rantai distribusi yang tidak dikelola dengan baik berisiko menurunkan kualitas ikan. Kondisi ini kerap dimanfaatkan oknum pedagang yang tergiur harga murah tanpa memperhatikan mutu produk.
Dinas Perikanan, lanjut Iwan, melakukan pendataan dan pemeriksaan sejak ikan tiba di cold storage. “Ikan yang masuk kami cek asalnya, kualitasnya, dan proses penyimpanannya. Kami dorong penggunaan sistem rantai dingin agar mutu tetap terjaga sampai ke tangan konsumen,” jelasnya.
Untuk meminimalisir praktik curang, tim pengawas rutin diturunkan ke pasar setidaknya sekali sebulan. “Kalau kami temukan pelanggaran, langsung kami berikan teguran dan pembinaan,” tegasnya.
Meski belum menerapkan sanksi tegas, pendekatan persuasif masih menjadi langkah utama. Iwan menekankan pentingnya integritas pedagang dalam menjaga kepercayaan konsumen. “Pedagang harus mengutamakan kejujuran dan menjaga kualitas produk. Ikan itu sangat sensitif, kalau tidak disimpan dengan baik, kualitasnya cepat menurun,” katanya.
Sebelumnya, seorang wisatawan asal Kota Sukabumi mengaku mengalami dugaan penipuan saat membeli ikan di TPI Palabuhanratu, Minggu (5/4/2026).
Dalam unggahannya di media sosial, ia menuliskan kekecewaannya karena ikan yang dibeli 2 kilogram ternyata hanya 1 kilogram saat ditimbang di rumah. Unggahan tersebut memicu sorotan publik terhadap praktik perdagangan ikan di Palabuhanratu.(ndi/d)
The post Viral Dugaan Curang, Dinas Perikanan Turun Tangan appeared first on Radar Sukabumi.











