SUKABUMI – Peta pelayanan pertanahan di wilayah Sukabumi memasuki babak baru. Peresmian gedung Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Sukabumi yang berlokasi di eks gedung Kantah Kabupaten Sukabumi, menjadi simbol transformasi birokrasi yang lebih dekat dan responsif bagi masyarakat urban.
Hadirnya fasilitas ini bukan sekadar perpindahan aset fisik, melainkan langkah strategis untuk mengurai kompleksitas administrasi pertanahan di dua wilayah administratif yang saling bertetangga.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi, Wendi Isnawan, yang turut hadir dalam prosesi peresmian tersebut, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen kolektif jajaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menghadirkan negara di tengah kebutuhan rakyat.
“Momentum ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin dekat dengan masyarakat, khususnya di wilayah Kota Sukabumi. Kami hadir untuk memastikan transisi dan kolaborasi ini berjalan optimal,” kata Wendi Isnawan kepada Radar Sukabumi pada Jumat (06/02/2026).
Selama ini, pembagian beban kerja antara wilayah kota dan kabupaten menuntut efisiensi yang tinggi. Dengan berdirinya kantor yang representatif bagi Kota Sukabumi, Wendi optimis masyarakat akan merasakan dampak langsung secara signifikan.
“Diharapkan masyarakat dapat memperoleh layanan pertanahan secara lebih mudah, cepat, dan terfokus sesuai dengan wilayah administrasinya. Tidak ada lagi hambatan jarak atau tumpang tindih koordinasi yang menghambat produktivitas layanan,” tambahnya.
Peresmian ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Yuniar Hikmat Ginanjar, serta dihadiri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Kepala Kantah Kota Sukabumi Herman Saeri.
Kehadiran Wendi Isnawan dalam seremoni tersebut tidak hanya sebagai tamu undangan, melainkan membawa pesan kuat mengenai sinergi antar-satuan kerja. Mengingat sejarah gedung tersebut yang sebelumnya merupakan markas Kantah Kabupaten, koordinasi aset dan data menjadi kunci utama keberlanjutan layanan.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan dan komitmen bersama. Kami ingin memperkuat pondasi pelayanan pertanahan secara menyeluruh di Sukabumi. Sinergi ini adalah kunci untuk mencapai target pendaftaran tanah yang sistematis dan akurat,” tutup Wendi. (Den)
Sumber: Radar Sukabumi



















