Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Utama

Mahasiswa Soroti Tim Khusus Bentukan Bupati Sukabumi, Berdampak Buat Masyarakat? 

×

Mahasiswa Soroti Tim Khusus Bentukan Bupati Sukabumi, Berdampak Buat Masyarakat? 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Aliansi Mahasiswa Sukabumi menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Sukabumi di Palabuhanratu. Aksi digelar dalam rangka menyoroti setahun kinerja Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi.

SUKABUMI – Aksi Aliansi Mahasiswa Sukabumi yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Raya dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukabumi Raya di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Rabu (04/03/2026).

Example 300x600

Salah satu yang disoroti para mahasiswa adalah pembentukan tim khusus oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, yakni Tim Percepatan dan Pengendalian Pembangunan Kabupaten (TP3K).

Ketua DPC GMNI Sukabumi Raya, Aris Gunawan, mempertanyakan dasar hukum, tujuan, serta dampak konkret dari pembentukan tim tersebut. Ia menilai, jangan sampai pembentukan tim hanya menjadi simbol tanpa manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Evaluasi Setahun Kerja Asjap-Andreas, Ini 10 Tuntutan Aliansi Mahasiswa Sukabumi

“Termasuk persoalan tentang bagaimana upaya dugaan bagi-bagi kekuasaan yang dilakukan oleh bupati yaitu dengan adanya TP3K. Kami tidak tahu apa landasan dan tujuannya, tiba-tiba saja dibuat,” kata Aris di sela aksi.

Menurutnya, jika tidak diawasi dengan ketat, keberadaan TP3K bisa berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan mengaburkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Mahasiswa juga menyayangkan ketidakhadiran Bupati Sukabumi Asep Japar dan Wakil Bupati Andreas dalam aksi tersebut. Mereka menyatakan mosi tidak percaya karena kepala daerah tidak hadir untuk menerima aspirasi secara langsung.

Baca Juga: Dana Bank Rp10 Triliun, Pemkot Sukabumi Minta Penyaluran Kredit Lebih Agresif

Menanggapi hal itu, Asisten Daerah Pemkab Sukabumi, Gun Gun Gunardi, didampingi Sekretaris DPRD Kabupaten Sukabumi Wawan Godawan, mengatakan aspirasi mahasiswa akan disampaikan kepada Bupati.

“Ada 10 poin yang mereka sampaikan. Ini jadi catatan penting dan akan kami sampaikan kepada Bupati. Bagaimana pun ini suara masyarakat yang harus kita dengar dan kita tindak lanjuti,” ujar Gugun

Ia menjelaskan Bupati dan Wakil Bupati tidak hadir karena telah memiliki agenda Muhibah Ramadan di Cibadak, sementara Sekda berada di lokasi bencana untuk asesmen lapangan.

The post Mahasiswa Soroti Tim Khusus Bentukan Bupati Sukabumi, Berdampak Buat Masyarakat?  first appeared on Sukabumi Ku.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *