
Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Memasuki H+3 libur Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi, ribuan wisatawan memadati kawasan pantai selatan Kabupaten Sukabumi. Lonjakan pengunjung membuat jalur menuju Palabuhanratu hingga Ujung Genteng dipenuhi kendaraan, sementara aktivitas wisata di pesisir berlangsung padat.
Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, jalur menuju Palabuhanratu memiliki karakteristik ekstrem dengan tikungan tajam, tanjakan, dan turunan curam. “Kami mengimbau masyarakat memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan pengemudi fit. Jalur ini membutuhkan konsentrasi penuh,” ujarnya dalam konferensi pers Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Pos Terpadu Pengamanan Gadobangkong, Selasa (24/3/2026).
Ia juga menyoroti praktik penggunaan kendaraan tidak sesuai peruntukan, seperti mobil barang yang dimodifikasi untuk mengangkut penumpang. “Ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban fatal jika terjadi kecelakaan. Gunakan kendaraan sesuai fungsi dan standar keselamatan,” tegasnya.
Selain jalur darat, Kapolres Samian mengingatkan wisatawan agar waspada terhadap kondisi laut. Berdasarkan informasi BMKG, tinggi gelombang di pesisir Sukabumi saat ini berkisar 1,25–2,5 meter, dengan fenomena gelombang pasang yang diprediksi mencapai puncaknya sekitar pukul 11.00 WIB. “Jangan lengah saat berada di pesisir. Awasi anak-anak dan jaga keselamatan diri serta barang bawaan,” imbaunya.
Untuk mengurai kepadatan, polisi menyiapkan rekayasa jalur. Wisatawan menuju Palabuhanratu disarankan melalui jalur Warungkiara yang lebih landai, sementara jalur Cikidang direkomendasikan bagi kendaraan keluar dari Palabuhanratu, meski tetap membutuhkan kewaspadaan ekstra.
The post Arus Wisata Lebaran, Polisi Fokuskan Pengamanan Jalur dan Pantai Sukabumi appeared first on Radar Sukabumi.



















