Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi mencatat jumlah pengaduan masyarakat sepanjang triwulan I 2026 masih relatif minim. Meski begitu, isu yang disampaikan warga cukup beragam, mulai dari bantuan sosial (bansos), infrastruktur, hingga pelayanan administrasi kependudukan.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani, menjelaskan berdasarkan rekapitulasi laporan E-LAPOR, tercatat sembilan aduan masyarakat masuk selama Januari hingga Maret 2026. “Jumlah aduan pada Januari sebanyak lima laporan, Februari tiga laporan, dan Maret satu laporan,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi, Selasa (7/4).
Menurut Tantan, laporan yang masuk didominasi persoalan bansos tidak tepat sasaran, saluran air tersumbat, hingga fasilitas umum seperti penerangan jalan umum (PJU) yang padam. Selain itu, terdapat pula aduan terkait administrasi kependudukan, seperti kesalahan data kartu keluarga dan perubahan pekerjaan, serta keluhan jalan berlubang yang dinilai membahayakan pengguna.
Tak hanya itu, aduan lain juga menyentuh persoalan ketenagakerjaan hingga gangguan hewan liar di lingkungan permukiman. Sebagian laporan telah ditindaklanjuti perangkat daerah terkait, sementara aduan di luar kewenangan pemerintah daerah diteruskan ke instansi lain.
The post Isu Bansos dan Infrastruktur Dominasi Aduan Warga Sukabumi appeared first on Radar Sukabumi.













