Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi memaparkan kondisi memprihatinkan terkait keterbatasan sarana dan prasarana penunjang tugas lapangan. Hal itu disampaikan dalam pertemuan evaluasi program kerja tahun 2026 bersama Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, di Gedung Negara Pendopo, Jalan Raya Ahmad Yani, Kecamatan Warudoyong, Kamis (09/04).
Kepala DPKP Kabupaten Sukabumi, Budianto, mengungkapkan bahwa petugas dituntut bekerja maksimal meski harus berjibaku dengan peralatan seadanya. Kendala utama meliputi armada yang sering mengalami kerusakan teknis hingga minimnya Alat Pelindung Diri (APD) layak. “Petugas seringkali bertugas tanpa dukungan APD standar. Kami juga belum memiliki alat pengisi SCBA serta kekurangan peralatan penyelamatan untuk evakuasi ular maupun sarang tawon,” jelasnya.
Kabid Pemadam Kebakaran, Erwin, menambahkan bahwa idealnya Kabupaten Sukabumi dengan 47 kecamatan didukung 25 posko pemadam, namun saat ini hanya tersedia 12 posko. “Satu posko seperti di Palabuhanratu harus menangani hingga lima kecamatan. Dari sisi personel, kami masih kekurangan sedikitnya 66 anggota untuk mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM),” ujarnya.
The post DPKP Sukabumi Akui Kekurangan Posko dan Peralatan Pemadam appeared first on Radar Sukabumi.















