Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sukabumi

Sukabumi Kembali Diterjang Cuaca Ekstrem: Jalan Provinsi Tertimbun Longsor dan Jembatan di Nyalindung Hanyut

×

Sukabumi Kembali Diterjang Cuaca Ekstrem: Jalan Provinsi Tertimbun Longsor dan Jembatan di Nyalindung Hanyut

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INILAHSUKABUMI.COM – Cuaca ekstrem berupa hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang kembali melanda wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (14/4/2026) siang.

Example 300x600

Akibatnya, sejumlah desa di Kecamatan Nyalindung melaporkan kerusakan mulai dari akses jalan yang tertutup material longsor hingga jembatan warga yang hanyut terbawa arus sungai.

Empat Desa Terdampak Parah

Berdasarkan data sementara dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, Ahmad, terdapat empat desa yang mengalami dampak paling signifikan, yakni Desa Cijangkar, Bojongsari, Kertaangsana dan Nyalindung.

“Longsor terjadi di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Sukabumi-Sagaranten. Material lumpur dan bebatuan sempat menimbun jalan di Kampung Legok Areuy (Desa Cijangkar) dan Jalan Baru (Desa Kertaangsana),” ujar Ahmad saat dikonfirmasi, Selasa petang.

Baca juga : Tak Hanya Pemeliharaan Jalan, DPU Kabupaten Sukabumi Pun Fokus pada Daerah Irigasi

Ahmad memastikan bahwa koordinasi cepat dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat sudah dilakukan. Petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor.

“Pembersihan sudah dilakukan di kedua lokasi,” tambahnya.

Jembatan Hanyut dan Rumah Rusak

Selain longsor, banjir bandang di Sungai Citalahab, Desa Bojongsari, menyebabkan jembatan darurat dari bambu hanyut terbawa arus. Ironisnya, jembatan ini baru saja dibangun pada Januari lalu untuk menggantikan jembatan permanen yang juga hancur akibat bencana serupa.

Di Desa Nyalindung, angin kencang dilaporkan merusak atap sejumlah rumah warga. Beberapa bangunan bahkan mengalami kerusakan berat setelah tertimpa pohon tumbang.

Baca juga : Hujan Badai di Kebonpedes : 3 Pohon Tumbang Tutup Jalan hingga Jalur Kereta Api Cianjur-Sukabumi

Kendala Komunikasi di Lapangan

Hingga berita ini diturunkan, petugas P2BK masih terus melakukan pendataan valid terkait total kerugian materil. Namun, kendala sinyal di beberapa titik di Kecamatan Nyalindung menjadi hambatan utama dalam pelaporan real-time.

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat desa dan relawan di lapangan. Ada beberapa lokasi yang memang sulit dijangkau komunikasi telepon genggam,” jelas Ahmad.

Sebagai informasi, sehari sebelumnya pada Senin (13/4/2026), akses jalan kabupaten Nyalindung-Gegerbitung juga sempat terputus akibat rumpun bambu yang tumbang di Desa Neglasari.

Kondisi cuaca di wilayah Sukabumi diprediksi masih akan fluktuatif dalam beberapa hari ke depan, sehingga warga diimbau untuk tetap waspada.

Redaktur : Budiyanto

The post Sukabumi Kembali Diterjang Cuaca Ekstrem: Jalan Provinsi Tertimbun Longsor dan Jembatan di Nyalindung Hanyut first appeared on Inilah Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *