Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi mulai mengembangkan skema pendanaan alternatif untuk memperkuat program kesejahteraan masyarakat. Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, mendorong optimalisasi dana filantropi dan wakaf produktif sebagai pelengkap pembiayaan pembangunan.
Dalam kegiatan penyerahan bantuan di Op Room Setda Kota Sukabumi, Senin (20/04/2026), Ayep Zaki menyampaikan bahwa pihaknya menerima donasi sebesar Rp41.218.000 dari tim Wali Kota yang dipimpin Ibu Yeni. Dana tersebut langsung disalurkan melalui Dinas Sosial untuk membantu 12 Pemerlu Atensi Sosial (PAS).
“Dana ini menjadi bagian dari upaya memperkuat program sosial yang menyasar masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus,” ujar Ayep Zaki kepada Radar Sukabumi, Selasa (21/04/2026).
Tambahan donasi tersebut melengkapi dana filantropi sebelumnya sebesar Rp150 juta dari Bank BJB, sehingga total yang terhimpun mencapai Rp191 juta. Seluruh dana akan difokuskan pada program kesejahteraan sosial di Kota Sukabumi.
Ayep menegaskan, pendekatan ini merupakan strategi pembiayaan yang tidak semata bergantung pada APBN, APBD provinsi, maupun PAD. Menurutnya, keterlibatan filantropi menjadi solusi alternatif untuk memperluas jangkauan program sosial.
Selain itu, Pemkot Sukabumi juga mengembangkan pengelolaan dana berbasis wakaf melalui Lembaga Wakaf Doa Bangsa. Saat ini, aset wakaf yang terkumpul mencapai Rp2,78 miliar dan dikelola melalui instrumen keuangan syariah seperti sukuk. “Dari pengelolaan tersebut, kita memperoleh imbal hasil sekitar 4,8 hingga 5 persen per tahun yang bisa dimanfaatkan sebagai dana sosial berkelanjutan,” jelasnya.
Dengan hasil pengelolaan tersebut, tersedia sekitar Rp135 juta per tahun untuk kegiatan sosial. Jika nilai aset terus meningkat, potensi dana filantropi juga akan semakin besar dan berdampak luas bagi masyarakat.
The post Filantropi dan Wakaf Jadi Andalan Ayep Zaki Dorong Kesejahteraan appeared first on Radar Sukabumi.









