Sumber: Radar Sukabumi
KAYONG UTARA — Denyut ekonomi Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, bergerak naik dengan pertumbuhan mencapai 5,89 persen. Di balik lonjakan ini, Harita Group melalui PT Dharma Inti Bersama (PT DIB) menjadi motor utama penggerak perubahan lewat pengelolaan Kawasan Industri Pulau Penebang.
Kawasan ini dibangun sebagai pusat hilirisasi bauksit, bukan sekadar eksploitasi bahan mentah. Harita Group mendorong transformasi menuju industri bernilai tambah dengan mengolah bauksit menjadi alumina, membuka peluang produksi aluminium terintegrasi, dan menempatkan Kayong Utara dalam peta industri global.
Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menegaskan keberadaan proyek strategis nasional di Pulau Penebang berkontribusi besar terhadap pencapaian pertumbuhan ekonomi tersebut. “Target-target pembangunan dapat dicapai bila kita saling bergandeng tangan,” ujarnya.
Dampak Nyata Harita Group
- Penurunan angka kemiskinan: dari 9,56 persen (2020) menjadi 8,75 persen (2025).
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM): naik dari 62,66 poin menjadi 67,60 poin.
- Tenaga kerja lokal: 1.800 orang terserap dalam proyek.
Ketua Pansus DPRD Kayong Utara, Ishak ST, menyampaikan apresiasi atas komitmen PT DIB mempekerjakan tenaga kerja lokal. Sementara anggota DPRD Abdul Rani menilai kontribusi Harita Group sudah terasa meski belum produksi penuh, melalui pelatihan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat.
Ekosistem Ekonomi Riil
Harita Group tidak berdiri sendiri. Aktivitas industri mendorong keterhubungan sektor pertanian, perikanan, dan UMKM. Desa Pelapis merasakan langsung dampak kehadiran Harita Group dengan meningkatnya perputaran ekonomi dan tumbuhnya usaha kecil.
Selain itu, aktivitas industri berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak baru, meski kebijakan fiskal adaptif tetap diperlukan agar manfaat ekonomi optimal.
Strategi Berkelanjutan
Harita Group menargetkan Kawasan Industri Pulau Penebang seluas 2.205 hektare sebagai pusat industri smelter. Program CSR berupa bantuan sosial, dukungan energi, dan pembangunan infrastruktur memperkuat hubungan dengan komunitas lokal.
Dengan hilirisasi, investasi, dan tanggung jawab sosial, Harita Group menegaskan perannya sebagai katalis ekonomi Kayong Utara. Namun, tantangan peningkatan kualitas SDM dan integrasi UMKM tetap menjadi prioritas agar pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan.(*)
The post Harita Group Dorong Ekonomi Kayong Utara Tumbuh 5,89 Persen appeared first on Radar Sukabumi.













