INILAHSUKABUMI.COM – Ribuan warga penghuni Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi antre untuk mendapatkan perbaikan.
Dalam mengatasinya, Kecamatan Cibadak menginisiasi Program Perbaikan RTLH berbasis gotong royong dan menggalang solidaritas elemen masyarakat melalui Kolaborasi Peduli Masalah Sosial (Kopi Masal).
Camat Cibadak, Mulyadi mengungkapkan program tersebut merupakan bentuk respons cepat terhadap banyaknya rumah tidak layak huni di wilayah Kecamatan Cibadak.
Berdasarkan data sementara dari desa dan kelurahan, jumlah RTLH mencapai sekitar 1.300 unit.
“Karena jumlahnya sangat banyak, kami berupaya merespon cepat. Jadi ketika ada laporan dari desa ke staf bagian sosial kecamatan, baik dari kelurahan maupun desa langsung kami tindaklanjuti,” ungkap Mulyadi dalam keterangan tertulis diterima InilahSukabumi.com Sabtu (9/5/2026).
Baca juga : “Tawuran Pelajar” di Cibadak, Dua Siswa SMK Luka-luka di Jalur Utama Sukabumi – Bogor
Ia menjelaskan, program RTLH ini mulai berjalan sejak tahun 2025 dan dilakukan secara lebih masif pada tahun 2026 setelah terjalin kolaborasi lintas elemen di Kecamatan Cibadak.
Sistem ‘Lelang Kebaikan’: Transparan dan Tanpa Uang Tunai
Dalam pelaksanaannya, program Rutilahu mengedepankan semangat gotong royong masyarakat. Setiap usulan bantuan terlebih dahulu melalui proses asesmen oleh tim kecamatan bersama RT/RW serta pemerintah desa maupun kelurahan setempat.
“Kalau warga siap gotong royong, baru kami hitung kebutuhan materialnya, lalu kami ajukan ke donatur melalui pola ‘Lelang Kebaikan’ di grup Kopi Masal,” jelas Mulyadi.
“Kopi Masal ini singkatan dari Kolaborasi Peduli Masalah Sosial, yakni wadah komunikasi berbagai pihak dalam membantu penyelesaian persoalan sosial di Kecamatan Cibadak,” sambung dia.
Mulyadi menuturkan bantuan yang diberikan oleh Kopi Masal berupa material bangunan sesuai kebutuhan di lapangan, bukan dalam bentuk uang tunai.
Baca juga : Gandeng BNNK, Pegawai Lapas Warungkiara Sukabumi dan Warga Binaan Dites Narkoba
Sumber pendanaan program berasal dari berbagai unsur, mulai dari infak mingguan ASN kecamatan, jamaah pengajian, Forkopimcam, pemerintah desa dan kelurahan, hingga dukungan perusahaan, BAZNAS, dan masyarakat setempat.
“Awalnya dari infak, sekarang alhamdulillah perusahaan juga ikut terlibat,” tutur dia.
Rumah ke-22: Harapan Baru Bagi Eman Sulaeman
Pada Jumat (8/5/2026) kemarin sudah dilakukan perbaikan RTLH ke 22 di Kampung Bojong Setra RW 001 dan Kampung Sukajadi RW 10 Kelurahan Cibadak. Penerima manfaat pertama yakni Eman Sulaeman (40), yang diketahui tidak bekerja.
Sedangkan penerima manfaat kedua, Herlin Widyastuti di Kampung Sukajadi RT 03 RW 10 Kelurahan Cibadak.
Bantuan yang diberikan berupa material bangunan yang bersumber dari BAZNAS Kabupaten Sukabumi serta program CSR PT Daehan
Redaktur : Budiyanto
The post 1.300 Rumah di Cibadak Antre Perbaikan, Program “Kopi Masal” Gerak Cepat Galang Solidaritas Warga first appeared on Inilah Sukabumi.







