
Sumber: Radar Sukabumi
BOGOR – Gubernur Jawa Barat (jabar), Dedi Mulyadi, menghadiri diskusi kecagarbudayaan bertema “Prasasti Batutulis dan Makuta Binokasih Sanghyang Pake” di Bumi Ageung Museum Pajajaran Batutulis, Kota Bogor, Kamis (14/5).
Dalam kesempatan itu, Dedi menekankan bahwa Batutulis bukan sekadar situs sejarah, melainkan wilayah yang mencerminkan peradaban. “Kita harus melihat dari sudut peradaban. Pada zaman itu cara berpikir dan bertindak sudah maju, sehingga tahapan peradaban harus kita lalui. Kita punya leluhur yang cerdas, dan semuanya harus menjadi karya akademik,” ujarnya dikutip RMOLJabar.
Ia menambahkan, kajian akademik penting untuk menata masa depan. “Sehingga nanti kita punya buku-buku akademik yang menjelaskan satu masalah demi satu masalah, demi satu peninggalan untuk membangun dan menata masa depan,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen, Dedi secara intuitif memberikan nama kantor gubernur wilayah Bogor (Bakorwil) menjadi Kantor Wilayah Pakuan Pajajaran. Menurutnya, hal ini untuk menyambungkan sejarah masa lalu dengan tata ruang, tata bangunan, pendidikan, hingga kesehatan di masa depan.
The post Gubernur Jabar: Batutulis Simbol Peradaban yang Harus Dikaji appeared first on Radar Sukabumi.



















