Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita UtamaSukabumi

Raja Kicau

×

Raja Kicau

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Sumber: Radar Sukabumi

DI NEGERI ini, pidato lebih sering terdengar daripada angka. Termasuk saya, kita Semua. Masih suka berbusa-busa. Ketimbang bekerja nyata. Ya Para elite seperti raja kicau mania. Suaranya merdu, lantang, penuh janji. Tapi ketika ditanya berapa welder yang dibutuhkan untuk Visi Emas 2045, tidak ada angka. Yang ada hanya slogan.

Example 300x600

Tulisan ini saya buat setelah membaca tulisan Ahlan Zulfakhri. Yang katanya. Filipina sudah menghitung. Vietnam sudah menghitung. Indonesia masih Bingung. India bahkan menuliskan angka dengan sangat terang: puluhan ribu engineer, ratusan ribu welder, jutaan lapangan kerja. Indonesia? Masih berpidato.

Padahal bonus demografi kita hanya empat tahun. 2028–2032. Setelah itu, usia produktif mulai menurun. Kalau industri padat karya berkeahlian tinggi seperti galangan kapal tidak siap menyerap mereka, bonus demografi berubah jadi ledakan pengangguran terdidik.

Kata Ahlan itu, Tenaga las kelas marine bersertifikat bisa bergaji setara engineer junior. Jalur karier kelas menengah yang nyata. Tapi Indonesia mencetaknya hanya ratusan per kohort. Bukan puluhan ribu.

Indonesia punya semua modal yang Tiongkok 1980-an tidak punya: garis pantai terpanjang, posisi geografis emas, populasi muda, pasar domestik raksasa. Yang belum kita punya hanyalah kemauan untuk menghitung.

Di Batam saja, kekurangan 10.000 welder. Dari 400 kontrak pembangunan kapal sejak 2024, baru separuh rampung. Galangan kita ada ratusan, tapi pangsa pasar global tidak masuk hitungan. Kontribusi PDB maritim masih jauh dari target.

Tetangga kita melompat dengan strategi. Filipina membuka pintu FDI, galangan asing masuk, teknologi mengalir. Vietnam membangun cluster terintegrasi, Hyundai Vietnam jadi lompatan kapasitas nyata. India menuliskan angka, menetapkan target, mengalokasikan anggaran. Indonesia? Masih berpidato.

Bonus demografi bukan teori. Ia nyata. Ia datang hanya sekali. Empat tahun emas yang bisa hilang begitu saja. Kalau tidak disiapkan, ia berubah jadi bencana.

The post Raja Kicau appeared first on Radar Sukabumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *