INILAHSUKABUMI.COM – Seorang pekerja bangunan, Hendi (28) dilaporkan meninggal dunia diduga tersengat listrik saat bekerja di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (18/5/2026) pagi.
Warga Kampung Kaum Kidul RT 04/02, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak tersebut meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Sekarwangi Cibadak, sebelum sempat ditangani oleh tim medis.
Keterangan yang dihimpun InilahSukabumi.com menyebutkan peristiwa terjadi saat korban sedang memasang atap baja ringan di salah satu bangunan di area sekolah.
Besi panjang yang diangkat korban diduga menyentuh kabel listrik tegangan tinggi di sekitar lokasi.
Akibatnya, korban langsung tersengat arus listrik dan terpental hingga jatuh keluar pagar sekolah. Setelah diketahui ada kecelakaan kerja, korban langsung di evakuasi ke RSUD Sekarwangi Cibadak.
“Almarhum meninggal setelah tersengat listrik saat kerja bangunan di sekolah. Tadi sudah dikuburkan,” ungkap Teguh, salah seorang tetangga korban kepada awak media ditemui di Desa Karangtengah.
Penjelasan Pihak Sekolah
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kerja Sama SMKN 1 Cibadak, Khoiron, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut korban merupakan pekerja dari pihak rekanan atau mitra industri yang tengah mengerjakan proyek di lingkungan sekolah.
“Leres (benar) Itu yang dipekerjakan oleh CV rekanan atau mitra industri kami. Dan sepenuhnya sudah diurus oleh pihak yang memperkerjakan,” kata Khoiron kepada awak media melalui pesan singkat aplikasi whatsapp, Senin siang.
Tiba di Rumah Sakit sudah Meninggal
Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah, menuturkan pihak rumah sakit menerima korban kecelakaan kerja. Namun saat tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD), kondisi korban sudah tidak bernyawa.
Baca juga : Cekcok Dua Tetangga di Cikidang, Satu Dievakuasi ke Rumah Sakit Satu Diamankan Polisi
“Iya, pasien sempat dibawa ke sini. Namun ketika diperiksa oleh dokter, pasien sudah tidak bernyawa. Kemungkinan sudah meninggal di tempat atau dalam perjalanan menuju IGD,” tutur Irman.
Menurut Irman, tim medis sempat melakukan pemeriksaan menggunakan elektrokardiogram (EKG) untuk memastikan kondisi jantung korban.
“Namun hasilnya menunjukkan tidak ada aktivitas kehidupan,” ujar dia.
Reporter : Idam
Redaktur : Budiyanto
The post Pekerja Bangunan di Sukabumi Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Baja Ringan di SMKN 1 Cibadak first appeared on Inilah Sukabumi.



















