
Sumber: Radar Sukabumi
LEMBURSITU — Di gang-gang permukiman wilayah Kelurahan Lembursitu dan Situmekar, suasana siang itu terasa berbeda. Warga berkumpul di depan rumah sederhana menyaksikan langsung penyaluran program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah atau 12 PAS yang kembali digulirkan Pemerintah Kota Sukabumi.
Bukan sekadar seremoni bantuan sosial, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan hangat antara pemerintah dan masyarakat kecil yang berjuang menjaga dapur tetap mengepul.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyebut penyaluran kali ini merupakan putaran kedua program 12 PAS episode 8 dan 9. Sebanyak 10 kepala keluarga menerima bantuan tunai Rp1 juta, tambahan bantuan dari PNN, serta paket sembako senilai Rp500 ribu. Bantuan diberikan kepada warga yang telah melalui asesmen pekerja sosial agar tepat sasaran.
“Yang menerima memang masyarakat yang membutuhkan. Semua sudah diasesmen langsung oleh pekerja sosial di bawah Dinas Sosial sehingga objektif,” ujar Ayep, Selasa (19/5/2026).
Menariknya, di sela kegiatan Ayep melakukan aksi “gerebek UMKM” dengan mendatangi pedagang kecil dan memborong dagangan mereka. Mulai dari makanan rumahan hingga kupat tahu dibeli langsung untuk kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat sekitar.
Ayep menegaskan pemerintah tidak ingin bantuan berhenti pada kebutuhan konsumtif semata. Pelaku usaha kecil juga perlu didorong agar tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi. Dua pelaku UMKM ultra mikro turut menerima bantuan peralatan usaha sesuai kebutuhan masing-masing.
Bagi pedagang kecil, aksi memborong dagangan tersebut menjadi bentuk perhatian nyata. Dagangan yang biasanya menunggu pembeli berjam-jam, hari itu habis dalam waktu singkat. Beberapa warga bahkan mengaku baru pertama kali merasakan pemerintah hadir langsung hingga ke lingkungan mereka.
The post 12 PAS Kota Sukabumi Tak Hanya Bansos, Tapi Juga Pemberdayaan Ekonomi appeared first on Radar Sukabumi.



















