INILAHSUKABUMI.COM – Kabar duka kembali menyelimuti sektor pariwisata air terjun di Kabupaten Sukabumi. Kali ini dilaporkan dari kawasan wisata alam yang dikelola Perum Perhutani di wilayah Kecamatan Nyalindung.
Seorang pelajar pria berinisial F (15) meninggal dunia saat berwisata di Curug Bibijilan, Kampung Lebaknangka, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Sabtu (30/5/2026).
Peristiwa tragis ini menambah daftar panjang insiden di lokasi wisata alam Kabupaten Sukabumi, setelah sebelumnya insiden serupa nyaris menelan korban jiwa di Curug Cikaso, Kecamatan Cibitung, pada Jumat 22 Mei lalu.
Kapolsek Nyalindung, Iptu Muhamad Yanuar Fajar, melalui laporannya mengungkapkan peristiwa nahas tersebut bermula saat korban tiba di lokasi wisata Curug Bibijilan bersama temannya, seorang pelajar perempuan sekitar pukul 09.00 WIB.
”Berdasarkan keterangan saksi, saat berada di area wisata, korban berpamitan kepada saksi untuk buang air kecil. Namun, setelah ditunggu cukup lama, korban tak kunjung kembali,” ungkap Iptu Yanuar Fajar dalam keterangan tertulis diterima InilahSukabumi.com Senin (1/6/2026).
Ia menjelaskan saksi merasa curiga dan khawatir, kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi. Alangkah terkejutnya saksi saat menemukan bekas tapak kaki yang diduga terpeleset di area bebatuan dekat curug.
Selang berberapa jam kemudian, pada pukul 12.00 WIB, korban yang tercatat sebagai pelajar kelas 2 MTs Yastaba Kecamatan Jampangtengah ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam air.
Luka Benturan Keras
Hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dan koordinasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Nyalindung menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh korban.
Di antaranya luka benturan di kepala bagian belakang, luka sobek dan lecet di dahi kanan, serta memar di beberapa bagian tubuh akibat benturan benda keras.
”Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka menolak untuk dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan,” jelas Kapolsek yang sebelumnya bertugas di Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi.
Proses evakuasi dan olah TKP dilakukan oleh jajaran Polsek Nyalindung bersama Babinsa, perangkat desa, serta pihak pengelola wisata dari Perum Perhutani.
Baca juga : Gugurnya Kepercayaan pada Sang Pemimpin: Oknum Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Penipuan
Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga. Informasinya almarhum telah dikebumikan di wilayah Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah.
Rentetan Insiden Wisata di Sukabumi
Insiden di Curug Bibijilan ini menjadi alarm keras bagi pengelola wisata dan wisatawan di Kabupaten Sukabumi. Hanya berselang delapan hari sebelumnya, empat pelajar nyaris terseret banjir bandang di Curug Cikaso, Kecamatan Cibitung.
Meski saat itu seluruh korban berhasil selamat, rentetan musibah ini menuntut peningkatan standar keamanan (safety) dan keselamatan di setiap destinasi wisata alam yang dikelola baik oleh pemerintah, Perum Perhutani maupun swasta.
Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di area tebing atau aliran sungai yang memiliki medan bebatuan licin dan rawan bahaya.
Redaktur : Budiyanto
The post Tragedi Berulang di Wisata Air Terjun Sukabumi, Pelajar Tewas di Curug Bibijilan Perum Perhutani first appeared on Inilah Sukabumi.

















