Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Antusiasme masyarakat terhadap program pendidikan yang diusung SMKN 1 Cibadak terus menunjukkan tren positif. Hal tersebut terlihat dari tingginya jumlah pendaftar pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 yang mencapai 1.104 calon murid.
Kepala SMKN 1 Cibadak, Iwan, mengatakan jumlah pendaftar yang masuk jauh melampaui kuota yang tersedia. Dari total pendaftar tersebut, sekolah hanya dapat menerima 608 calon murid baru sesuai daya tampung yang telah ditetapkan.
“Pada dasarnya masyarakat sangat antusias dengan program Sekolah Manusia Unggul yang kami kembangkan. Hal itu terbukti dari jumlah pendaftar yang mencapai 1.104 calon murid. Sementara kuota yang tersedia hanya 608 orang,” ujarnya.
Menurut Iwan, lebih dari 500 calon murid tidak dapat diterima karena ketatnya persaingan nilai rapor serta adanya persyaratan yang tidak memenuhi ketentuan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.
Ia menjelaskan, proses seleksi pada SPMB tahun ini tidak menggunakan tes tertulis maupun wawancara. Seleksi dilakukan berdasarkan nilai rapor dan prestasi yang diunggah secara daring oleh para calon peserta didik.
“Calon murid hanya mengunggah nilai rapor semester satu sampai semester lima. Mereka yang memiliki nilai rata-rata minimal 80 dapat melanjutkan proses seleksi secara otomatis. Sedangkan yang nilainya di bawah ketentuan tidak dapat melanjutkan ke tahap unggah persyaratan berikutnya,” jelasnya.
Sementara itu, bagi pendaftar yang mengikuti jalur prestasi nonakademik, terdapat syarat tambahan yang harus dipenuhi. Selain memiliki nilai rata-rata rapor minimal 75, calon murid juga wajib menyertakan sertifikat prestasi minimal tingkat provinsi.
“Kalau prestasinya belum mencapai tingkat provinsi atau nilai rapornya tidak memenuhi syarat, maka sistem akan langsung menyeleksi dan yang bersangkutan tidak dapat melanjutkan proses pendaftaran,” katanya.
The post Peminat Membludak, SMKN 1 Cibadak Terima 608 Siswa Baru appeared first on Radar Sukabumi.















