​Proyek Rp11 Miliar “Teras Cipelang” Sukabumi Kini Terbengkalai, Warga: Sayang, Dulu Ramai Sekarang Kumuh

INILAHSUKABUMI.COM – Megah di awal, terbengkalai di kemudian hari. Itulah potret terkini destinasi wisata dan ruang publik “Teras Cipelang” di Jalan Merbabu, Kampung Babakan Garung, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi.

​Proyek yang menjadi bagian dari program “Cipelang Herang” garapan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) ini kini tampak kumuh dan tidak terawat. Padahal, saat mulai dibangun pada Februari 2021, pemerintah menggelontorkan anggaran fantastis mencapai Rp11 miliar.

​Pantauan InilahSukabumi.com di lokasi, sejumlah bangunan yang seharusnya menjadi fasilitas pendukung tampak dibiarkan kosong tanpa aktivitas. Kondisinya memprihatinkan; pintu jenis rolling door rusak, kamar mandi hancur, hingga dinding bangunan yang penuh coretan vandalisme.

​”Sudah lama sekali tempat ini kosong, tidak dimanfaatkan lagi,” ujar seorang warga setempat di sela kegiatan Serah Terima Sertifikat Hibah Lahan Konsolidasi Tanah (KT) Kawasan Cipelang Herang, Kamis (11/6/2026).

Baca juga : Dua Perempuan Penunggang Yamaha RXS Tewas Tertemper Kereta Pangrango di Kampung Brunei Sukabumi

​Padahal, menurutnya, dulu lokasi ini sempat menjadi magnet bagi warga dan digelar berbagai kegiatan. “Dulu ada anak-anak muda yang mengelola, bahkan sempat ada kegiatan wisata air seperti tubing. Sekarang? Sepi sekali,” sambung dia.

​Tanggapan Wali Kota Sukabumi

​Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan kawasan kumuh secara bertahap. Menurutnya, langkah ini akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

​”Secara bertahap, tergantung kemampuan anggaran kota,” jelas Ayep Zaki singkat usai menyerahkan sertifikat kepada 60 kepala keluarga penerima manfaat di kawasan Cipelang Herang tersebut.

​Ayep menambahkan, Pemerintah Kota Sukabumi sebenarnya telah menyiapkan rencana anggaran untuk perawatan taman dan destinasi wisata. Namun, ia mengaku masih menunggu persetujuan dari DPRD Kota Sukabumi sebelum anggaran tersebut dipublikasikan.

​Masalah Serah Terima Aset

​Di sisi lain, Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengatakan kendala teknis di balik minimnya pemeliharaan kawasan tersebut.

Baca juga : ​Kejari Kota Sukabumi Lelang Aset Sitaan Narkoba, Ada Tanah Satu Hektare hingga Kios di Pasar Pelita

Hingga saat ini, proses serah terima aset dari Kementerian PUPR yang menghabiskan anggaran Rp11 miliar kepada Pemkot Sukabumi belum sepenuhnya tuntas.

​”Karena yang finalnya belum serah terima, pemeliharaan yang kita lakukan sejauh ini sifatnya hanya sementara,” kata Frendy yang juga sebagai Ketua Panitia Serah Terima Sertifikat Hibah Lahan Hasil Konsolidasi Tanah (KT) Kawasan Cipelang Herang.

​Ia menjelaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum sebenarnya telah mengupayakan pemeliharaan terbatas, seperti untuk urusan listrik. Namun, keterbatasan anggaran dalam dua tahun terakhir membuat penanganan belum bisa dilakukan secara maksimal.

​”Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita. Bappeda ke depan akan menyinergikan lintas dinas terkait serta melibatkan elemen masyarakat agar Teras Cipelang kembali berfungsi sebagai ruang publik yang layak,” pungkas Frendy yang sebelumnya Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi.

Redaktur : Budiyanto

The post ​Proyek Rp11 Miliar “Teras Cipelang” Sukabumi Kini Terbengkalai, Warga: Sayang, Dulu Ramai Sekarang Kumuh first appeared on Inilah Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *