Sumber: Radar Sukabumi
SUKABUMI – Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, menegaskan bahwa kritik terhadap kebijakan publik harus tetap menjaga batas-batas etika dan tidak menjurus pada penghinaan pribadi, terlebih kepada kepala negara.
Ia menekankan pentingnya menghormati kebebasan berpendapat dalam negara demokratis, namun dengan tetap mempertimbangkan siapa yang dimaksud sebagai rakyat.
Menurutnya, rakyat bukan hanya kelompok tertentu, melainkan juga petani yang kini hasil panennya terserap pasar, pedagang dan pelaku UMKM lokal yang merasakan peningkatan omzet, hingga anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui yang memperoleh manfaat langsung dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Program ini tidak hanya berbicara tentang pemenuhan gizi semata, tetapi juga menciptakan rantai ekonomi yang melibatkan banyak lapisan masyarakat, membuka lapangan kerja baru, menggerakkan usaha kecil, serta memberikan harapan bagi keluarga-keluarga yang berjuang meningkatkan kesejahteraan,” ujar legislator Gerindra asal Sukabumi itu.
Heri Gunawan menekankan bahwa sebelum mengatasnamakan rakyat, semua pihak perlu melihat secara utuh siapa saja yang telah merasakan manfaat nyata dari program tersebut. Ia mengingatkan agar suara sebagian pihak tidak menutupi kenyataan bahwa banyak masyarakat kecil menggantungkan harapan dan penghasilan pada keberlangsungan MBG.

Lebih lanjut, ia mendorong agar program MBG terus disempurnakan melalui evaluasi dan penyesuaian menyeluruh, sehingga manfaatnya semakin tepat sasaran, berkualitas, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Pada akhirnya, kepentingan rakyat seharusnya diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat luas, bukan hanya dari sudut pandang kelompok tertentu. Suara petani, UMKM, pekerja, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak Indonesia juga merupakan suara rakyat yang patut didengar dan diperjuangkan,” tegasnya.
Ia menutup pernyataannya dengan salam kebangsaan: “Salam Indonesia Raya!”(**)
The post Heri Gunawan: Kritik Publik Harus Beretika, Rakyat Harus Didengar appeared first on Radar Sukabumi.


