
INILAHSUKABUMI.COM – Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibadak 02 di Kampung Bojongsetra, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dihentikan sementara mulai Jumat (31/07/2026).
Kebijakan tersebut diambil Badan Gizi Nasional (BGN) menyusul insiden dugaan keracunan puluhan pelajar SD Negeri Bojongkoneng setelah meminum susu menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (28/7/2026).
Koorwil BGN Kabupaten Sukabumi, Firman Juliansyah, mengungkapkan kebijakan menghentikan operasional sementara ini diberlakukan sambil menunggu hasil uji laboratorium resmi dari Labkesda Dinas Kesehatan dan instruksi lanjutan dari BGN Pusat.
”Per hari ini operasional SPPG Cibadak 02 sudah dihentikan sementara. Kami sudah bersurat dan mengirimkan laporan ke BGN Pusat,” ungkap Firman saat dihubungi awak media, Jumat (31/07/2026).
Baca juga : 39 Siswa di Cibadak Sukabumi Diduga Keracunan Susu Kedaluwarsa, 1 Dirujuk ke RS Sekarwangi
Insiden ini bermula dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mendistribusikan produk susu kepada para siswa. Sebanyak 40 anak sempat menunjukkan gejala keracunan dan harus mendapatkan penanganan medis intensif.
Kendati demikian, Firman memastikan bahwa kondisi seluruh korban saat ini sudah berangsur pulih dan sebagian besar telah kembali ke rumah masing-masing.
”Kemarin tersisa enam anak yang masih bergejala. Hasil monitoring terbaru dari Kepala SPPG menunjukkan seluruh siswa sudah pulih, termasuk siswa yang sempat mendapat perawatan di rumah sakit sudah diperbolehkan pulang,” ujar dia.
Namun pihak BGN belum dapat menyimpulkan akar permasalahan secara pasti dan masih menunggu hasil uji ilmiah secara komprehensif guna memastikan sumber kontaminasi.
”Kami masih menunggu hasil uji lab untuk memastikan apakah benar dari indikasi susu atau ada faktor lain, misalnya konsumsi makanan lain sebelum kegiatan. Jadi belum bisa disimpulkan,” tutur Firman.
Terkait potensi sanksi administratif maupun tindakan tegas lanjutan terhadap pengelola dapur jika terbukti lalai, BGN Kabupaten Sukabumi menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan otoritas pusat.
”Untuk kebijakan sanksi final, kami menunggu petunjuk teknis dari Pusat melalui Direktur Pemantauan dan Pengawasan BGN,” pungkas dia.
Baca juga : Terkendala Dokumen, Anak Pengidap Gizi Buruk di Sukabumi Sempat Tertunda ke Rumah Sakit
SPPG Tidak Lapor ke Dinas Kesehatan
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 39 siswa SDN Bojongkoneng, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dikabarkan diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi susu dari menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (28/7/2026) siang.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Dr. Masykur Alawi mengungkapkan pihak Dinkes mengetahui adanya dugaan keracunan makanan dialami para pelajar SD dari laporan petugas kesehatan pada Selasa petang.
”Kami tidak langsung tahu waktu itu. Informasi baru kami terima sudah sore, karena pihak SPPG tidak langsung melaporkan kepada Puskesmas,” ungkap Maskyur saat dikonfirmasi InilahSukabumi, Kamis (30/7/2026).
Redaktur : Budiyanto
The post Puluhan Pelajar Diduga Keracunan Susu Kedaluwarsa, Dapur SPPG Cibadak 02 Ditutup Sementara first appeared on Inilah Sukabumi.




