Anak-anak Sukabumi Belajar Mitigasi Bencana Sambil Dongeng Boneka, Seru Banget !

INILAHSUKABUMI.COM – Ada pemandangan tak biasa di Kelompok Bermain (KB) Baitul Makmur, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi, Rabu (5/8/2026).

Sebanyak 25 anak usia dini tampak sumringah dan aktif berinteraksi dengan boneka tangan lucu yang menceritakan tentang cara-cara menyelamatkan diri dari bencana.

​Kegiatan edukatif ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Yayasan Cahaya Fajar Abadi (CFA) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Tak hanya diberi pemahaman soal mitigasi bencana sejak dini, anak-anak juga menerima pembagian buku Iqro sebagai bagian dari misi sosial.

Baca juga : UPDATE : PETI di Bantargadung, Dinas ESDM Jawa Barat Pasang Spanduk Peringatan Penghentian Kegiatan

​Ketua Yayasan CFA, Fitri Dwiputri Ariyani, mengungkapkan edukasi kebencanaan sangat penting ditanamkan kepada anak-anak sejak usia dini agar mereka memahami tindakan pencegahan sederhana di lingkungan sekitar.

​”Kami punya harapan, anak-anak ini bisa teredukasi dan mengaplikasikan berbagai upaya pencegahan bencana sedini mungkin,” ungkap Fitri dikutip dari siaran pers, Rabu (5/8/2026).

“Seperti tidak membuang sampah sembarang agar tidak banjir, atau tidak asal menebang pohon supaya tidak terjadi longsor,” sambung dia.

​Fitri mengapresiasi metode edukasi kreatif yang dihadirkan oleh BPBD Kabupaten Sukabumi. Menurut dia, pendekatan yang menyenangkan sangat sejalan dengan visi yayasan untuk terus menebar kebermanfaatan bagi masyarakat luas.

Baca juga : Mahasiswa Demonstrasi di Perumda Air Minum TJM, Desak Transparansi Anggaran Miliaran Rupiah

Boneka itu Menarik Perhatian Anak

​Sementara itu, pemateri dari BPBD Kabupaten Sukabumi, Buby Zulfikar Rachman, menyebutkan bahwa penggunaan boneka tangan terbukti efektif untuk menarik perhatian anak-anak agar lebih mudah memahami materi mitigasi bencana yang disampaikan.

​”Metode menggunakan boneka tangan ini respons dari anak-anaknya luar biasa. Sehingga ini menjadi andalan utama ketika audiensnya adalah anak-anak,” tutur Buby.

​Kepala KB Baitul Makmur, Enih Sunarti, menyambut baik kegiatan kolaboratif ini. Ia menilai kehadiran Yayasan CFA dan BPBD memberikan warna baru serta memperkaya referensi ilmu bagi para peserta didiknya.

​”Ini metode pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Termasuk kebermanfaatan dari Iqro yang diberikan untuk anak-anak mengenal huruf-huruf Hijaiyah,” pungkas Enih.

Redaktur : Budiyanto

The post Anak-anak Sukabumi Belajar Mitigasi Bencana Sambil Dongeng Boneka, Seru Banget ! first appeared on Inilah Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *