Broken Versus Festival Siap Guncang Sukabumi, Satukan Dua Era dalam Sejuta Cerita Cinta

SUKABUMI – Pencinta musik di Kota Sukabumi kembali akan disuguhkan sebuah gelaran musik dengan konsep berbeda. Broken Versus Music Experience Festival siap digelar di Stadion Surya Kencana, Kota Sukabumi, pada Minggu, 13 September 2026.

Mengusung tema “Dua Era – Satu Luka – Sejuta Cinta”, festival ini tidak hanya menawarkan pertunjukan musik, tetapi juga menghadirkan pengalaman emosional yang mempertemukan nostalgia generasi terdahulu dengan keresahan dan kisah percintaan generasi masa kini.

Perwakilan promotor, Dede, mengatakan Broken Versus Festival dikemas sebagai sebuah music experience yang membawa penonton dalam perjalanan emosional melalui musik.

Menurutnya, musik memiliki kekuatan untuk menghidupkan kembali berbagai kenangan, mulai dari kisah cinta yang kandas, kehilangan, kerinduan hingga cerita yang masih tersimpan dalam ingatan.

“Musik bukan hanya tentang apa yang didengar, tetapi tentang apa yang pernah dirasakan,” ujar Dede, perwakilan promotor.

Konsep festival tersebut semakin menarik dengan hadirnya musisi dari lintas generasi. Radja menjadi salah satu representasi era terdahulu yang membawa nuansa nostalgia melalui lagu-lagu yang lekat dengan kisah cinta, kehilangan dan perjalanan emosional.

Sementara itu, Juicy Luicy bersama sejumlah band kekinian lainnya akan merepresentasikan generasi saat ini yang lebih terbuka dalam menyuarakan keresahan, patah hati, kerinduan dan dinamika hubungan anak muda.

Pertemuan dua generasi tersebut tidak dimaksudkan untuk mempertentangkan musik masa lalu dan masa kini. Sebaliknya, Broken Versus Festival ingin menunjukkan bahwa meski zaman, gaya bermusik dan cara seseorang menjalani hubungan terus berubah, perasaan kehilangan dan cinta tetap memiliki cerita yang universal.

Dengan balutan pertunjukan musik rock serta eksplorasi genre kekinian, festival ini diharapkan menjadi ruang bagi penonton untuk bernostalgia sekaligus menikmati karya-karya musik yang dekat dengan kehidupan mereka.

Broken Versus Festival pun menjadi momentum untuk mempertemukan memori masa lalu dengan realitas generasi sekarang dalam satu panggung. Dua era yang berbeda dipertemukan melalui satu bahasa yang sama, yakni musik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *