Tim SAR Perluas Pencarian, Pelajar Hilang di Pantai Istiqomah Masih Belum Ditemukan

Tim SAR memperluas pencarian pelajar hilang di Pantai Istiqomah Sukabumi pada hari kedua. Penyisiran laut, darat hingga udara masih belum membuahkan hasil. Foto: INILAHSUKABUMI.COM/TANGKAPAN LAYAR VIDEO WARGA

INILAHSUKABUMI.COM – Tim SAR gabungan memperluas pencarian terhadap seorang pelajar yang hilang terseret ombak di Pantai Istiqomah, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Memasuki hari kedua, Minggu (4/10/2026), penyisiran dilakukan melalui jalur laut, darat hingga udara, namun keberadaan korban masih belum ditemukan.

Korban bernama Doa Khoirul Ikhsan (16), warga Kampung Pasirjengjing, RT 03/08, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Ia dilaporkan hilang setelah terseret arus dan ombak saat berenang di kawasan Pantai Istiqomah, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat kejadian, Doa berenang bersama rekannya, Hafidz Mubarok (17), warga Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak. Keduanya kemudian terseret arus dan ombak laut. Hafidz berhasil diselamatkan oleh petugas, sementara Doa terbawa arus dan hingga kini masih dalam pencarian.

Baca Juga: Dua Pelajar Digulung Ombak di Pantai Istiqomah Palabuhanratu Sukabumi, Satu Hilang

Memasuki hari kedua, tim SAR gabungan memperluas area pencarian dengan membagi personel menjadi empat tim. Masing-masing tim menggunakan metode berbeda untuk menjangkau wilayah yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus.

Komandan Basarnas Pos SAR Kabupaten Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan pencarian dilakukan melalui jalur laut, darat dan udara.

“Hari ini Basarnas bersama tim gabungan melaksanakan pencarian anak tenggelam di hari kedua. Kami telah membagi tim menjadi empat,” kata Suryo kepada InilahSukabumi.com, Minggu (4/10/2026).

Tim pertama menyisir wilayah laut menggunakan perahu VCR atau riverboat dengan jangkauan sekitar 3 mil. Sementara tim kedua menggunakan speedboat Polair untuk melakukan penyisiran hingga radius sekitar 3 mil.

Baca Juga: Inilah Identitas Pelajar yang Hilang Digulung Ombak di Pantai Istiqomah Palabuhanratu Sukabumi

Pencarian dari jalur darat dilakukan tim ketiga dengan menyisir garis pantai sejauh kurang lebih 2 kilometer. Sementara tim keempat melakukan pemantauan dari udara menggunakan drone dengan jangkauan sekitar 300 meter.

Meski pencarian dilakukan dengan berbagai metode dan area penyisiran diperluas, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Hingga pencarian hari kedua berakhir, keberadaan Doa masih belum diketahui.

“Namun hingga saat ini pencarian masih nihil. Pencarian akan dilanjutkan kembali besok,” ujar Suryo.

Kondisi gelombang dan arus laut menjadi salah satu tantangan bagi tim SAR dalam melakukan pencarian. Tim gabungan akan kembali melakukan penyisiran pada hari berikutnya dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan. Keluarga korban pun masih menunggu kabar dengan harapan Doa Khoirul Ikhsan segera ditemukan. (*)

Reporter: Idam
Redaktur: Rendi Rustadi

The post Tim SAR Perluas Pencarian, Pelajar Hilang di Pantai Istiqomah Masih Belum Ditemukan first appeared on Inilah Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *